Korban Kebakaran Pondok Bambu Terima Undangan Mencoblos

Kompas.com - 18/09/2012, 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang pencoblosan putaran kedua Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta, hampir semua warga korban kebakaran di RT 02/RW 2 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada akhir Agustus lalu, kini sudah mendapatkan surat undangan pencoblosan dari RT setempat.

"Hampir semua formulir sudah diedarkan kepada warga. Hanya beberapa saja yang belum karena ada warga yang sudah tidak tinggal lagi di lokasi (akibat kebakaran) atau masih di kampung. Tetapi, kalau sudah ada, warganya langsung dikasih," kata ketua RT 02 Mursalim kepada Kompas.com, Selasa (18/9/2012).

Mursalim mengimbau kepada warga yang sudah tidak di lokasi dan masih di luar wilayahnya serta belum menerima formulir undangan pencoblosan di RT 02 agar segera mendatanginya. Ia mengatakan, di wilayah tersebut nantinya akan diberikan 468 surat suara. Jumlah ini berkurang satu surat suara (sebelumnya 469) karena ada seorang warga yang sudah meninggal dunia.

Untuk para warga korban kebakaran, Mursalim mengatakan terdapat 44 kepala keluarga. Warga yang memiliki hak pilih berjumlah hampir 100 orang. Ia menjamin warganya dapat menggunakan hak pilih pada putaran dua Pilkada DKI Jakarta yang akan berlangsung pada Kamis (20/9/2012).

"Saya jamin enggak kehilangan suara. Orang mereka warga saya, pasti saya lindungin. Kalau TPS-nya nanti, besok baru disiapin. Untuk kotak suara, rencananya sore ini," kata Mursalim.

Sementara itu, Darsiti (37), salah satu warga RT 02 yang rumahnya terbakar ketika kejadian, mengatakan, sudah menerima edaran dari RT. Selain dirinya, suami dan anak pertamanya juga sudah mendapatkan undangan mencoblos. "Sudah dikasih formulir sama Pak RT kemarin tanggal 16. Nanti insya Allah ikut nyoblos," ujar wanita asal Jawa Tengah yang memiliki KTP Jakarta itu.

Ia berharap, siapa saja yang terpilih sebagai pemimpin Jakarta dapat membawa kesejahteraan untuk warga Jakarta. Ia juga berharap gubernur terpilih dapat memperhatikan warga perantauan seperti dirinya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau