JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang pencoblosan putaran kedua Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta, hampir semua warga korban kebakaran di RT 02/RW 2 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada akhir Agustus lalu, kini sudah mendapatkan surat undangan pencoblosan dari RT setempat.
"Hampir semua formulir sudah diedarkan kepada warga. Hanya beberapa saja yang belum karena ada warga yang sudah tidak tinggal lagi di lokasi (akibat kebakaran) atau masih di kampung. Tetapi, kalau sudah ada, warganya langsung dikasih," kata ketua RT 02 Mursalim kepada Kompas.com, Selasa (18/9/2012).
Mursalim mengimbau kepada warga yang sudah tidak di lokasi dan masih di luar wilayahnya serta belum menerima formulir undangan pencoblosan di RT 02 agar segera mendatanginya. Ia mengatakan, di wilayah tersebut nantinya akan diberikan 468 surat suara. Jumlah ini berkurang satu surat suara (sebelumnya 469) karena ada seorang warga yang sudah meninggal dunia.
Untuk para warga korban kebakaran, Mursalim mengatakan terdapat 44 kepala keluarga. Warga yang memiliki hak pilih berjumlah hampir 100 orang. Ia menjamin warganya dapat menggunakan hak pilih pada putaran dua Pilkada DKI Jakarta yang akan berlangsung pada Kamis (20/9/2012).
"Saya jamin enggak kehilangan suara. Orang mereka warga saya, pasti saya lindungin. Kalau TPS-nya nanti, besok baru disiapin. Untuk kotak suara, rencananya sore ini," kata Mursalim.
Sementara itu, Darsiti (37), salah satu warga RT 02 yang rumahnya terbakar ketika kejadian, mengatakan, sudah menerima edaran dari RT. Selain dirinya, suami dan anak pertamanya juga sudah mendapatkan undangan mencoblos. "Sudah dikasih formulir sama Pak RT kemarin tanggal 16. Nanti insya Allah ikut nyoblos," ujar wanita asal Jawa Tengah yang memiliki KTP Jakarta itu.
Ia berharap, siapa saja yang terpilih sebagai pemimpin Jakarta dapat membawa kesejahteraan untuk warga Jakarta. Ia juga berharap gubernur terpilih dapat memperhatikan warga perantauan seperti dirinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang