Pelatnas piala aff 2012

Timnas Indonesia Masih Butuh Pemain

Kompas.com - 18/09/2012, 21:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Indonesia, Nil Maizar, berencana memanggil sejumlah pemain lagi untuk mengikuti pemusatan latihan yang diproyeksikan tampil di Piala AFF 2012.

Pelatnas yang digelar sejak Agustus lalu diikuti 24 pemain. Saat ini, Yosua Pahabol, Titus Bonai, dan Valentino dengan alasan berbeda untuk sementara meninggalkan pelatnas.

"Mereka harus cari lagi pemain sebulan sebelum November (gelaran Piala AFF 2012). Terutama pemain depan," ucap koordinator timnas, Bob Hippy, kepada Kompas.com, Selasa (18/9/2012).

Bob menjelaskan, tim masih butuh penyerang menilik dari hasil evaluasi laga persahabatan melawan Vietnam yang berkesudahan tanpa gol di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/9/2012).

"Kemarin mereka banyak bikin peluang tetapi enggak bisa bikin gol," tandasnya.

Tim besutan Nil Maizar memang kurang stok penyerang. Praktis hanya ada tiga penyerang, yakni Samsul Arif, Titus Bonai, dan Irfan Bachdim.

Sebelumnya, Ferdinand Sinaga dan Patrich Wanggai pernah menghiasi skuad Nil Maizar. Namun, mereka akhirnya membela tim nasional bentukan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) karena desakan klub masing-masing.

Nil berencana memanggil pemain anyar untuk mengikuti seleksi seusai  uji tanding melawan Brunei pada 29 September.

Pelatih yang pernah membesut Semen Padang tersebut juga tak menutup kemungkinan akan memanggil pemain Indonesia Super League (ISL).

"Kami masih diskusikan hal itu lagi," tegasnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau