Hari Pilkada DKI, Tiket Pesawat Habis Terjual

Kompas.com - 20/09/2012, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada hari pemilihan gubernur DKI Jakarta, banyak warga yang memanfaatkannya untuk liburan. Sampai tadi malam, penerbangan Pesawat Garuda Indonesia sudah habis terjual untuk hari ini.

"Untuk Denpasar memang hampir full, yang tersisa paling hanya satu atau dua seat," kata Gallestuti, pegawai tiket pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (19/9/2012) malam.

Gallestuti menjelaskan, selain Denpasar, kota lain yang tiketnya habis terjual adalah Surabaya, Jogjakarta, Semarang, Banjarmasin, dan kota-kota besar lainnya. Selain itu, Singapura pun menjadi tujuan untuk berlibur.

Menurut Gallestuti, peningkatan pembelian tiket pesawat ini memang kerap terjadi jika ada libur yang mendekati long weekend. Pada hari pencoblosan kandidat gubernur ini pun mengalami peningkatan pemesanan tiket pesawat.

Selain long weekend, penumpang juga meningkat jika libur sekolah atau libur hari-hari besar.

"Kalau tanggal 20 September ini memang bukan libur panjang, tetapi hampir semua seat sudah habis terjual," ujarnya.

Suryanto, warga Lenteng Agung, salah satu yang memutuskan tidak mengikuti pemilihan gubernur DKI Jakarta hari ini. Ia harus pergi ke Batam untuk urusan dinas selama tiga hari.

"Kalau putaran pertama saya ikut milih. Kemarin itu saya coblos Foke. Kalau sekarang (putaran kedua) ya pasti enggak bisa ikut milih," ungkapnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau