Jokowi Disambut Ribuan Warga Kebagusan

Kompas.com - 20/09/2012, 10:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi disamput ribuan warga dan kelompok qasidah ibu-ibu yang memainkan marawis ketika tiba di kediamanan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di daerah Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2012).

Jokowi akan mendampingi Megawati dan keluarga yang akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Setelah tiba, warga lalu ikut masuk ke halaman rumah Megawati. Selain warga, hadir pula komunitas waria. Tampak ikut di tengah kerumunan warga, yakni Ketua Forum Komunikasi Waria Indonesia Yulianus Rettoblaut atau akrab disapa Mami Yuli bersama beberapa anggotanya. Mereka mengaku juga mendukung pasangan Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Kali ini, Jokowi tak memakai kemeja bermotif kotak-kotak seperti biasanya. Seperti diberitakan sebelumnya, supaya tak disangka mempengaruhi pemilih, Jokowi memilih memakai kemeja putih lengan panjang. Hal sama dia lakukan ketika pemungutan suara pertama Juli lalu.

Jokowi bakal mendampingi Megawati dan keluarga menggunakan hak suara di TPS 31 yang terletak tepat di depan kediaman Megawati. Sebanyak 572 orang terdaftar dalam daftar pemilih di TPS 31. Pada putaran pertama, Jokowi-Basuki unggul di TPS itu.

Rencananya, setelah pemungutan suara nanti, Megawati dan para petinggi PDI-P akan memantau Pilkada hingga keluarnya hasil hitung cepat di Kantor DPP PDI-P di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Ikuti laporan Pilkada DKI Jakarta dan hitung cepat Kompas di http://pilkada.kompas.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau