JAKARTA, KOMPAS.com - Warga korban kebakaran Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat berharap siapapun yang kelak menjadi pemimpin Jakarta akan memberi perhatian kepada mereka.
Para korban kebakaran ini berharap pemimpin terpilih tak hanya memanfaatkan suara rakyat namun juga memenuhi janjinya memperhatikan masyarakat.
"Warga minta perhatian pemerintah. Jangan hanya suaranya saja yang dibutuhin," kata Anin (56), warga RT 02/01 Tanah Sereal, Jakarta Barat, Kamis (20/9/2012).
Anin melanjutkan, ia meminta pemimpin baru yang nanti berkuasa bisa mempermudah lapangan pekerjaan dan memberikan kesejahtersaan.
Saat ini, kata Anin, mengurus pembuatan surat-surat kependudukan di kelurahan saja sangat sulit. Warga harus membawa surat pengantar dari kepolisian dan mengeluarkan biaya untuk membuat KTP.
Melalui pemilihan gubernur baru ini, ia berharap bisa dengan memudahkan masyarakat mengurus kependudukan.
Melalui pencoblosannya tersebut ia ingin mendapatkan pemimpin yang pro kepada rakyat, terutama untuk mereka yang terkena musibah.
"Ya semoga saja kita (warga Tanah Sereal) mendapatkan bantuan setelah kebakaran ini. Karena sampai sekarang, jangankan bantuan berupa materi, paku bengkok pun nggak ada yang diberikan pemerintah," ungkap Anin.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran di Tanah Sereal terjadi di RT. 6,7,8,9 dari RW.01 dan RT.06 dari RW.03 kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat pada hari Jumat (25/8/2012) pukul 03.45 WIB.
Sebanyak 66 rumah dan 1 Musholla hangus terbakar. Selain itu, 142 Kartu Keluarga dari 293 jiwa kehilangan tempat tinggal, belum termasuk warga yang mengontrak di daerah tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang