"Buyer" dari ASOS dan Shinsegae Akan Hadir di JFW

Kompas.com - 20/09/2012, 17:11 WIB

KOMPAS.com - Pekan mode tahunan Jakarta Fashion Week 2013 (JFW) siap digelar pada 3-9 November 2012 di Plaza Senayan, Jakarta. Selain untuk menyampaikan tren mode Indonesia pada 2013, event ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan fashion Indonesia pada umumnya.

"Komitmen kami untuk mengangkat fashion Indonesia ke panggung dunia tak pernah surut. Maka sebagai permulaannya kami menghadirkan berbagai program yang berguna untuk meningkatkan kemampuan para desainer dan kualitasnya, agar sejajar dengan produk luar negeri," ungkap Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week, saat konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2012) lalu.

Penyelenggaraan JFW yang kali kelima ini ternyata mampu menyedot perhatian para pelaku industri fashion dari berbagai belahan dunia. Bahkan Lenni menambahkan, tahun ini JFW akan menerima kedatangan beberapa buyer dari luar negeri. "Setelah sukses dengan program Designer's Week bersama Isetan, kami siap menyambut para desainer yang akan menampilkan karya-karya terbaiknya di JFW mendatang," tambahnya. Dalam program ini, enam label Indonesia (KLE, Hunting Fields, Major Minor, Frej, Antyk Butyk, dan Canvas Living) ikut berpartisipasi.

Lambert & Associates, buying house yang mewakili beberapa brand ternama seperti Nieman Marcus, Bergdorf Goodman, Lane Crawford, serta Joyce dan Fenwick, menyatakan kesediaannya untuk hadir di ajang ini. Selain itu, beberapa buyer ternama di tingkat internasional seperti Harvey Nichols dan ASOS dari London, Isetan Kuala Lumpur dan Singapura, serta Shinsegae dari Seoul, juga akan menemui sederetan desainer Indonesia.

Workshop awal JFW
Sebagai rangkaian awal untuk memulai perhelatan tahunan ini, Jakarta  Fashion Week 2013 mengadakan rangkaian workshop yang terbuka untuk umum. Workshop ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri atas para desainer dan pelaku fashion.  Workshop bertema "Ready to Wear Success Strategy : Real World Tips" ini menghadirkan beberapa desainer sebagai pembicara, antara lain, Anne Avantie, Taruna Kusmayadi, dan Raiki Pasya (pemilik label Hunting Fields).

"Workshop yang digelar hari ini menjadi modal penting untuk mengambangkan bisnis, seperti permodalan dan strategi menembus pasar retail," jelas Lenni. Sebelum melakukan workshop tersebut, JFW sudah menyelenggarakan workshop yang bekerjasama dengan Istituto Marangoni, Italia, dan Centre for Fashion Enterprise, Inggris.

Dengan penyelenggaraan workshop ini, diharapkan para desainer mampu menciptakan desain unik dan berkualitas tinggi. Selain itu, produk fashion Indonesia diharapkan mampu menyerap kebutuhan pasar lebih besar baik di dalam atau luar negeri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau