Cindy Sistyarini: Jangan Lupa Tepati Janji ya Mas Jokowi dan Basuki

Kompas.com - 20/09/2012, 18:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Cindy Sistyarini dua kali menjadi presenter hitung cepat Kompas Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012, yaitu pada putaran pertama dan putaran kedua.

"Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada putaran kedua berlangsung sengit karena perolehan suara hanya berbeda hampir 6 persen. Menurut hasil hitung cepat Kompas, Jokowi-Basuki meraih 52,97 persen suara dan Fauzi-Nara 47,03 persen suara. Jadi putaran kedua ini lebih sengit dibandingkan putaran pertama. Angka ini baru bisa jelas setelah betul-betul menunggu sampai 100 persen sampel," kata Cindy Sistyarini dalam percakapan dengan Kompas, Kamis (20/9/2012) sore.

Meski tidak ikut mencoblos karena ber-KTP Surabaya, Cindy mengaku menjagokan pasangan calon Jakarta Baru. "Setelah Jakarta dipimpin pasangan Jakarta Baru, saya dan juga banyak warga Jakarta lainnya berharap agar Mas Jokowi dan Basuki menepati janji-janji," kata Cindy.

Kemenangan Jokowi-Basuki, kata Cindy, adalah kemenangan rakyat Jakarta. "Ini bukti nyata bahwa rakyat Jakarta sudah cerdas dan tidak terpengaruh oleh isu-isu SARA," lanjut Cindy lagi.

Sama seperti warga Jakarta lainnya, Cindy berharap kemacetan Jakarta dapat diatasi, ruang terbuka hijau diperbanyak, sistem transportasi massal dibenahi. Armada KRL dan busway, gerbong KRL ditambah. Percantik stasiun-stasiun KA. Bangun monorel atau tram. Pokoknya, segera wujudkan janji-janji dalam waktu dekat. Kepentingan rakyat harus didahulukan dan ada waktu lima tahun ke depan untuk membenahi Jakarta. Apalagi anggaran DKI Jakarta triliunan rupiah," ungkap Cindy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau