Nori pun Bisa Jadi "Mini Dress"

Kompas.com - 21/09/2012, 14:54 WIB

KOMPAS.com - Kreativitas dalam menciptakan berbagai desain busana nampaknya tidak hanya terbatas pada rancangan yang terbuat dari kain saja. Buktinya, Lady Gaga sukses menggemparkan dunia dengan menggunakan busana yang terbuat dari daging mentah saat menghadiri sebuah ajang penghargaan musik di tahun 2010 lalu.

Setelah kemunculan pakaian daging ini, banyak desainer Inggris yang semakin terinspirasi untuk menciptakan busana dari bahan yang tak umum. Bahkan seorang desainer Inggris, George Nemsadze dari Central Saint Martin's College of Art and Design membuat sebuah baju dari lembaran nori (lembaran rumput laut yang digunakan untuk sushi). Gaun nori ini diciptakan George bekerjasama dengan Pan Asian restaurant Chini Latino dalam ajang London Fashion Week, Jumat (14/9/2012) lalu.

Ia menggunakan lima puluh lembar nori yang berwarna hijau lumut dan dikombinasikan dengan kain sutera organza. Gaun ini tampil dengan pola geometris serta detail panel nori berbentuk kotak pada lapisan yang lebih mengilat.

"Jika tren warna musim gugur dan dingin tahun 2012 adalah warna tanah dan batu permata, Maka Nori yang memiliki kilauan sinar serta warna yang sangat menonjol, cocok mencerminkan nuansa musim panas dan musim semi di tahun 2013 mendatang" ungkap Nemsadze.

Albert van der Westhuizen, Brand Manager restoran Chino Latino mengungkapkan bahwa London Fashion Week merupakan waktu yang tepat untuk merayakan semua yang indah dan unik, termasuk kreasi sinergi yang unik dari makanan dan fashion, termasuk fashion dengan arsitektur.

Mungkin ini bukan pertama kalinya, Sushi digunakan sebagai pengganti busana. Jika Anda penggemar serial Sex and The City, mungkin akan ingat sebuah adegan dimana Samantha Jones (Kim Cattral) menggunakan sashimi sebagai pakaiannya. Di sini Samantha menggunakan sashimi untuk menutupi seluruh tubuhnya sebagai hadiah Valentine untuk kekasihnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau