Liverpool 1-2 manchester united

Rodgers: Bukan Penalti MU, tapi Milik Suarez

Kompas.com - 24/09/2012, 00:24 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, menyesalkan kepemimpinan wasit saat skuadnya menjamu Manchester United dalam lanjutan Premier League, Minggu (23/9/2012). Menurutnya, MU seharusnya tidak mendapatkan penalti di babak kedua, yang berujung menjadi gol kemenangan skuad asuhan Sir Alex Ferguson itu.

Dalam pertandingan yang berakhir 2-1 untuk MU tersebut Liverpool unggul lebih dulu berkat gol Steven Gerrard pada menit ke-46. Namun, "Setan Merah" mampu membalas lewat Rafael da Silva (menit ke-51) dan Robin van Persie, lewat titik putih pada menit ke-81, setelah wasit menganggap Glen Johnson melakukan melanggar Antonio Valencia di kotak terlarang.

"Seharusnya itu bukan penalti (untuk MU), karena ketika Luis Suarez terjatuh sebelumnya, ia menyentuh bola dengan ujung kakinya, sementara bek malah tak pernah menyentuh bola itu, dan Suarez terjatuh. Itu lebih seperti penalti," tegas Rodgers seperti dilansir Sky Sports.

Rodgers juga mengomentari perihal kartu merah yang diterima Jonjo Shelvey, yang dinilai wasit telah melakukan tekel keras terhadap Jonny Evans. Ia menilai, seharusnya bek MU itu juga mendapatkan kartu merah, karena berbau fifty-fifty alias bola masih dalam situasi diperebutkan, bukan tengah dikuasai salah satu pemain.

"Saya tidak ingin mengomentari terlalu banyak soal keputusan wasit. Tapi, kalau Jonjo Shelvey dikeluarkan, Jonny Evans juga harus pergi. Saya pikir kaki kedua pemain itu sudah dalam kondisi saling tekel," kata eks Pelatih Swansea City.

Kekalahan itu makin membuat Liverpool terpuruk di papan bawah Premier League. Belum pernah meraih kemenangan, "Merseyside Merah" hanya mampu mengais dua poin dari lima laga. Sedangkan MU dengan bekal 12 poin, terus menguntit Chelsea yang berada di puncak klasemen. "The Blues" masih unggul satu angka atas "The Red Devils".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau