Jakarta 1

Jokowi Tolak Mobil Hadiah dari Pendukung

Kompas.com - 24/09/2012, 07:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya menolak hadiah mobil Toyota Innova putih dengan nomor polisi B 1 JKW yang diberikan oleh para pendukungnya.

"Malam ini saya berkomunikasi dengan Pak Jokowi, dan beliau mengatakan, tanpa mengurangi rasa hormat kepada para pendukungnya, maka Pak Jokowi menolak hadiah mobil Innova B 1 JKW," kata Budi Purnomo Karjodihardjo, Koordinator Bidang Komunikasi & Media Center, Tim Kampanye Jokowi-Basuki, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (24/9/2012).

Meski baru dalam tataran pemberitaan, hadiah mobil dari para pendukung Jokowi telah melahirkan polemik baru. Padahal, Jokowi sendiri belum pernah melihat dan menyentuh mobil itu.

"Saya menyentuh mobilnya pun belum pernah," kata Jokowi sebagaimana disampaikan Budi.

Karena itu, mobil Innova seri terbaru yang menurut informasi dibeli dari hasil pengumpulan sumbangan dana pendukung itu pun dengan terpaksa ditolak mantan eksportir mebel tersebut.

Apalagi, selama tujuh tahun memimpin Solo, Jokowi selalu menolak hadiah-hadiah seperti itu. Ketua Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Boy Bernadi Sadikin, mengatakan tidak mempermasalahkan jika Jokowi memutuskan menolak hadiah dari para pendukungnya itu.

"Daripada menimbulkan masalah bagi Pak Jokowi, lebih baik mobil tersebut dioptimalkan untuk yang lebih memerlukan," kata Boy.

Boy Sadikin menjelaskan, pada prinsipnya dia sangat mengapresiasi apa pun penghargaan dan niat baik yang diberikan relawan untuk mengekspresikan kegembiraannya kepada Jokowi.

Namun, Boy berharap semuanya harus sesuai dengan ketentuan hukum dan berjalan dalam koridor peraturan yang berlaku. Jika tidak maka hadiah mobil yang ditujukan sebagai bentuk apresiasi pendukung itu bisa dinilai sebagai gratifikasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau