Evra Gembira Suarez Jabat Tangannya

Kompas.com - 25/09/2012, 07:07 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Pertandingan Premier League melawan Manchester United (MU), di Anfield, Minggu (23/9/2012), merupakan laga pertama sejak Panel Independen Hillborough mengumumkan hasil penyelidikan mereka, yaitu bahwa suporter tak terlibat dalam tragedi tewasnya 96 suporter Liverpool, 1989 lalu.

Pada seremoni jabat tangan sebelum pertandingan, bek MU, Patrice Evra, dan penyerang Liverpool, Luis Suarez, tampak bersalaman. Itu adalah jabat tangan pertama mereka sejak laga Premier League, di Anfield, 15 Oktober 2011.

"Hal terpenting hari ini adalah rasa hormat karena itu adalah pertandingan antara dua klub besar yang sama-sama pernah mengalami tragedi," ujar Evra.

"Itu kenapa meski banyak orang bicara soal aku berjabat tangan dengan Suarez, kisah klub kami lebih besar dari itu. Itu kenapa aku menilai jika aku tak menjabat tangannya, aku tak menghormati sejarah kedua klub."

"Akhirnya, kali ini ia menjabat tanganku dan yang lebih penting lagi adalah menghormati keluarga-keluarga yang menjadi korban," tuturnya.

Pada pertemuan di Anfield, 15 Oktober 2011, Suarez dan Evra terlibat perselisihan. Menurut Evra, Suarez melakukan pelecehan rasial terhadapnya. FA menyelidiki kasus itu dan menyatakan Suarez bersalah dan Suarez dikenai sanksi skors delapan pertandingan.

Sejak itu hingga pertandingan di Anfield, Minggu (23/9/2012), Suarez dan Evra bertemu satu kali, yaitu pada laga Premier League, di Old Trafford, 11 Februari 2011. Saat itu, Evra mengulurkan tangan, tetapi tak disambut Suarez.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau