Pasar modal

Kebijakan Hapus Buku Siap Dongkrak Saham Perbankan

Kompas.com - 26/09/2012, 09:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Kekhawatiran ketidakefektifan quantitative easing ketiga di Amerika Serikat menjadikan bursa Asia pada Rabu (26/9/2012) pagi melemah sekitar 1 persen. Namun, kebijakan hair cut atau hapus buku bakal mendongkrak performa saham-saham perbankan di Bursa Efek Indonesia.

Pelamahan bursa Asia juga disebabkan oleh berakhirnya masa cum dividen perusahaan-perusahaan Jepang.

Minyak pagi ini terkoreksi 0,4 persen sedangkan CPO Malaysia berhasil menguat 0,9 persen setelah sebelumnya melemah dalam lima hari berturut-turut.

Riset Samuel Sekuritas menyatakan, dari dalam negeri terdapat sentimen positif bagi saham perbankan di mana Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk memperbolehkan bank-bank BUMN melakukan hapus buku (hair cut).

Namun demikian, terdapat juga sentimen negatif bagi sektor pertambangan setelah UNTR membukukan penjualan berat yang buruk di Agustus (minus 31 persen dibanding tahun lalu/YoY).

Meski bursa regional melemah, IHSG bisa bergerak variatif cenderung menguat dengan katalis dari sektor perbankan. Resistance IHSG ada di level 4.239.

Meski dibuka menguat, Bursa AS kemarin ditutup melemah sekitar 1 persen setelah pejabat The Fed of Philadelphia menyatakan QE3 tidak akan cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengurangan pengangguran bahkan dapat memperburuk kredibilitas dari Bank Sentral.

Di awal sesi sendiri bursa AS menguat setelah data consumer confindence index di bulan September lebih baik dari estimasi. Harga  minyak terkoreksi 0,6 persen kemarin juga akibat pernyataan dari The Fed ini selain juga akibat kenaikan persediaan minyak AS. 

Namun demikian harga CPO Rotterdam berhasil ditutup rebound 2,23 persen setelah sehari sebelumnya terkoreksi 8 persen dan metal menguat 1,5 persen dengan nikel dan timah menguat 2,4 persen dan 3,8 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau