PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Maraknya penangkapan kelompok teroris akhir-akhir ini di daerah lain, membuat Polres Probolinggo, Jawa Timur, terus mengupayakan kondisi aman di wilayahnya. Salah satunya dengan menggelar razia kendaraan bermotor di depan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Paiton, Rabu (26/9/2012) sore.
Razia yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Gatot Soegeng Soesanto bersama 100 personel itu difokuskan pada senjata tajam, senjata api dan bahan peledak. PLTU dipilih sebagai lokasi razia pada sore hari karena merupakan daerah perbatasan Kabupaten Probolinggo dengan Situbondo.
"Razia dilakukan di PLTU karena merupakan daerah perbatasan Probolinggo-Situbondo, selain karena PLTU merupakan objek vital. Itu juga untuk mengantisipasi masuknya pelaku kejahatan teroris yang dari Bali atau daerah lain yang masuk ke Probolinggo," jelas Kapolres.
Tak hanya anggota, Kapolres juga turut menyetop kendaraan, memeriksa dokumen kendaraan, dan mengecek barang bawaan yang ada di mobil dan truk. Gatot juga mengimbau agar pengendara membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan memberikan penjelasan bahwa saat ini marak terjadi penangkapan teroris di sejumlah daerah.
Tidak ada penambahan personel di pos polisi yang berada di depan PLTU. Kata Kapolres, personel di pos tersebut bersiap siaga 24 jam. Ditambah dan tidaknya personel, tergantung kebutuhan. Razia juga diikuti Kabag Operasi Kompol Hadi Prayitno, Kasatreskrim AKP Heri Mulyanto, Kasatreskoba AKP Didik Suhardi, dan Kasatlantas AKP Warih.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang