Kapolres Probolinggo Pimpin Razia Teroris

Kompas.com - 26/09/2012, 19:54 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Maraknya penangkapan kelompok teroris akhir-akhir ini di daerah lain, membuat Polres Probolinggo, Jawa Timur, terus mengupayakan kondisi aman di wilayahnya. Salah satunya dengan menggelar razia kendaraan bermotor di depan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Paiton, Rabu (26/9/2012) sore.

Razia yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Gatot Soegeng Soesanto bersama 100 personel itu difokuskan pada senjata tajam, senjata api dan bahan peledak. PLTU dipilih sebagai lokasi razia pada sore hari karena merupakan daerah perbatasan Kabupaten Probolinggo dengan Situbondo.

"Razia dilakukan di PLTU karena merupakan daerah perbatasan Probolinggo-Situbondo, selain karena PLTU merupakan objek vital. Itu juga untuk mengantisipasi masuknya pelaku kejahatan teroris yang dari Bali atau daerah lain yang masuk ke Probolinggo," jelas Kapolres.

Tak hanya anggota, Kapolres juga turut menyetop kendaraan, memeriksa dokumen kendaraan, dan mengecek barang bawaan yang ada di mobil dan truk. Gatot juga mengimbau agar pengendara membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan memberikan penjelasan bahwa saat ini marak terjadi penangkapan teroris di sejumlah daerah.

Tidak ada penambahan personel di pos polisi yang berada di depan PLTU. Kata Kapolres, personel di pos tersebut bersiap siaga 24 jam. Ditambah dan tidaknya personel, tergantung kebutuhan. Razia juga diikuti Kabag Operasi Kompol Hadi Prayitno, Kasatreskrim AKP Heri Mulyanto, Kasatreskoba AKP Didik Suhardi, dan Kasatlantas AKP Warih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau