Lakalantas, Dua Warga Denpasar Tewas di Jalan

Kompas.com - 26/09/2012, 20:20 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Dua pengendara sepeda motor tewas dalam 2 kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di kawasan Kota Denpasar, Rabu (26/9/2012). Korban pertama I Ketut Karta tewas di Jalan Teuku Umar Denpasar setelah kepalanya terlindas roda bus, sementara Supriani tewas di Jalan Gatot Subroto Denpasar akibat kepalanya membentur aspal.

Peristiwa kecelakaan pertama menimpa I Ketut Karta,32, pada Rabu pagi di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. Korban yang melaju dari arah utara menuju selatan hendak mendahului sebuah bus pariwisata namun justru terjatuh dengan posisi korban sebelah kiri sementara sepeda motor di sebelah kanan. Nahas bagi Karta, saat tergeletak di jalan kepalanya terlindas roda belakang bus pariwisata tersebut dan korban tewas seketika di lokasi kejadian.

"Kami masih belum bisa memastikan apakah korban tersenggol bodi bus atau terjatuh sendiri, karena setelah di periksa, kondisi bodi bus tidak ada tanda-tanda lecet bekas gesekan, apalagi kondisi jalan saat itu gerimis jadi jalannya agak licin," ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanitlakalantas) Polresta Denpasar, AKP Rahmawati Ismail usai kejadian.

Peristiwa kecelakaan yang menimpa Supriani juga tak kalah tragis dengan yang dialami Karta. Stang sepeda motor Supriani menyenggol truk tanki Pertamina saat menuju Jalan Cokroaminoto hingga menyebabkan korban terjatuh. "Melihat kondisi tangki yang tergores, korban kena senggol hingga terjatuh ke sebelah kanan (Selatan), sedangkan motor roboh ke kiri (utara). Kepala korban terbentur keras ke aspal," jelas Rahmawati.

Korban yang tinggal di Jalan Bakungsari, Ungasan, Kuta Selatan Badung itu tewas seketika di lokasi kejadian dangan kondisi mengenaskan darah segar keluar dari hidung dan telinga. Atas dua kejadian lakalantas ini Rahmawati mengimbau kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor untuk lebih berhati-hati dalam mengemudikan kendaraannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau