Pasar modal

Pelemahan Global Kembali Tekan IHSG

Kompas.com - 27/09/2012, 08:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis (27/9/2012) tampaknya kembali tertekan. Pelemahan bursa global terjadi akibat kekhawatiran atas langkah yang diambil terkait zona euro dan stimulus di Amerika Serikat.

Pada akhir perdagangan semalam, indeks Dow Jones Industrial Average turun 44,04 poin (0,33 persen) menjadi 13.413,51 poin. Indeks saham S&P 500 kehilangan 8,27 poin (0,57 persen) pada 1.433,32, sementara indeks komposit Nasdaq turun 24,03 poin (0,77 persen) pada 3.093,70.

Kemarin, IHSG ditutup turun 46,72 poin (1,10 persen) ke level 4.180,16 dengan jumlah transaksi 7,1 juta lot atau setara Rp 4,04 triliun. Hampir seluruh sektor melemah, kecuali sektor keuangan.

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 138,5 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain BBRI, BMRI, BBNI, ASRI, dan ITMG. Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 9.624 per dollar AS.

Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, penurunan itu merupakan sisa downside konsolidasi yang belum ditutup pada perdagangan saat awal tren kenaikan IHSG. Maka, setelah ditutup kemarin, rebound sangat berpeluang pada perdagangan hari ini.  Support IHSG adalah di level 4.130 dan resistance di 4.330.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan mengalami sentimen bervariasi dengan kecenderungan peluang teknikal rebound. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah DOID, GGRM, BMRI, dan INCO.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau