POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Untuk yang ketiga kalinya kapal pesiar Orion II yang membawa turis mancanegara, Kamis (27/9/2012) siang kembali merapat di bibir Pantai Rumpa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Para penumpang kapal yang terdiri dari wisatawan pencinta alam dan satwa tersebut akan mengunjungi sejumlah kawasan hutan bakau di Polewali Mandar yang selama ini menjadi transit bagi ratusan species burung langka di kawasan Asia dan Australia.
Aneka burung cantik termasuk biawak yang hidup di tengah belantara hutan Polewali Mandar menjadi magnet bagi wisatawan untuk kembali berkunjung ke Rumpa.
Petugas Dinas Pariwisata Polewali Mandar, Rahman menyatakan, kedatangan tamu asing menggunakan kapal pesiar Orion II pertama kali berlabuh di Rumpa pada akhir tahun 2011 lalu, dan kunjungan kedua pada Maret 2012.
Menurut Rahman, wisatawan mancenegara asal Australia, Amerika Serikat, Kanada, Jepang dan Jerman ini tertarik dengan aneka satwa dan juga budaya Mandar yang khas.
Peneliti asal Australia Wallacea yang penah meneliti migrasi burung pada musim tertentu, burung di kawasan Asia dan Australia bermigrasi antarpulau, bahkan antarnegara dan benua pada musim tertentu.
Garis pergerakan migrasi aneka burung ini kemudian dinamainya dengan garis Wallacea yang mebentang dari daratan Australia hingga ke Indonesia termasuk wilayah Polewali Mandar.
Menurut Rahman, rencananya usai menyusuri pesisir sungai Rumpa, dan mengabadikan aneka hewan dan burung langka, para wisatawan akan disambut warga sebelum mereka kembali ke kapal pesiar melanjutkan perjalanan wisata mereka ke daerah lain seperti tanah Toraja, Sulawesi Selatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang