Asia tenggara

Muslim Singapura Terancam Tak Bisa Berkurban

Kompas.com - 27/09/2012, 11:42 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com — Hari raya haji atau Idul Adha sudah di depan mata. Tak terasa, tepat sebulan lagi umat Muslim sedunia akan mempersembahkan kurban.

Namun, kekhawatiran saat ini melanda umat Muslim Singapura. Dalam pernyataannya, Selasa (25/9/2012), Menteri Urusan Muslim Dr Yaacob Ibrahim meminta agar umat Muslim Singapura mengantisipasi kemungkinan terburuk, yaitu tidak adanya persediaan hewan kurban.

Dr Ibrahim menjelaskan bahwa masalah ini disebabkan belum disetujuinya permohonan impor ternak dari Australia. Pemerintah Australia tahun ini menerapkan sejumlah regulasi dan kriteria yang lebih ketat untuk mengekspor ternaknya ke luar negeri.

Regulasi ini berimbas ke sejumlah masjid di Singapura. Sebanyak 16 masjid telah menjalani proses audit untuk memenuhi regulasi baru tersebut.

Tetapi, sejauh ini belum ada tanggapan ataupun persetujuan dari "Negeri Kanguru" untuk segera merealisasikan ekspor ternaknya ke Singapura.

Dr Ibrahim menyebutkan, Pemerintah Singapura melalui Dewan Agama Islam Singapura (MUIS), Komite Kurban Singapura, dan Otoritas Peternakan dan Pertanian Singapura (AVA) saat ini sedang bekerja keras untuk mencari sumber alternatif.

Ibrahim mengingatkan bahwa pasar Singapura yang sangat kecil mempersulit peluang untuk mendapatkan hewan kurban. Untuk tetap menjaga kesakralan dari perayaan Idul Adha ini sendiri, Dr Ibrahim menyarankan untuk melakukan ritual kurban di luar Singapura.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau