Kenapa Olahraga Bikin Otak Tokcer?

Kompas.com - 28/09/2012, 10:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bukan rahasia lagi jika olahraga dapat membantu memelihara kesehatan dan kesegaran seseorang. Manfaat besar lainnya dari aktivitas fisik ini adalah mampu memperbaiki performa otak untuk jangka waktu panjang.

Demikian disampaikan ahli spesialis saraf dari PacHealth@ThePlaza, dr Pukovisa Prawiroharjo, SpS saat ditemui dalam acara "How to Boost Your Brain Power through Exercise" di Jakarta, Kamis (27/9/2012).

Menurut Pukovisa, saat seseorang berolahraga akan memicu zat yang dinamakan brain-derived neurotrophic factor (BDNF) di otak. Zat ini penting untuk regulasi pertahanan dan pertumbuhan sel otak. Saat olahraga, zat BDNF dapat mencapai puncak sampai tiga kali lipat dibandingkan saat beristirahat.

Selain pengaruh zat BDNF yang baik bagi otak, olahraga juga memperlancar jalannya aliran darah ke otak. Seperti telah diketahui, otak memerlukan asupan zat makanan yang diperoleh dari darah.

"Aliran darah ini bisa semakin lancar dengan bantuan olahraga," ujarnya.

Jenis olahraga yang baik untuk otak adalah olahraga dinamik, seperti aerobik, jogging, dan berenang. Kegiatan non-olahraga seperti menari juga baik karena gerakannya membantu memperlancar aliran darah ke otak lebih optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Nino Sujudi dari majalah Men's Health Indonesia menambahkan, olahraga yang baik dilakukan 3-5 hari dalam seminggu. Olahraga penuh selama 7 hari malah tidak disarankan karena tubuh butuh istirahat dan membentuk otot.

Saat berolahraga, sebaiknya tidak memforsir tubuh selama berjam-jam. Setiap satu set olahraga butuh istirahat sejenak selama 1-2 menit. Agar tidak cedera saat berolahraga, ada baiknya orang melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum dan sesudah olahraga.

"Selain itu, fokuskan diri saat berolahraga, rasakan kontraksi otot selama melakukan gerakan. Supaya tidak bosan dalam olahraga maka seseorang perlu memvariasikan latihan. Terakhir, catatlah hasil latihan dalam jurnal sebagai evaluasi," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau