Roma, Jumat
Juve belum terkalahkan sejak musim lalu. Kendati penampilannya buruk saat melawan Fiorentina, Selasa lalu, tetap saja klub ini menahan imbang lawan 0-0. Namun, melawan Roma, Juve harus ekstra hati-hati. Roma yang sukar ditebak plus Zeman yang memberi suntikan semangat baru adalah tantangan berat bagi Juve.
Kehadiran Zeman membuat pertemuan Juve dan Roma ini mengingatkan pada peristiwa 14 tahun lalu. Kala itu, Zeman, yang melatih Roma dari tahun 1997-1999, mengatakan, ada praktik doping steroid di skuad Juventus, yang menghebohkan jagat sepak bola Italia.
Halaman-halaman surat kabar Italia penuh kabar dugaan doping ini. Buntutnya, seorang ofisial Juve dijatuhi sanksi. Bekas pemain Parma, Matias Almeyda, bahkan menulis buku yang di dalamnya berisi pengakuannya mengonsumsi doping.
Ketika kedua klub besar ini kembali bertemu, dengan Zeman di dalamnya, bara 14 tahun lalu bak menganga lagi. Orang-orang di dalam klub berbeda dengan yang dulu. Namun, isu ini tetap saja mencuat. Apalagi, Zeman justru mengungkitnya setelah ditanya wartawan, Kamis (27/9).
”Saya mengatakan, ada doping di sepak bola. Beberapa pemain mengatakan, perbaikan tidak akan menghapus jejak masa lalu,” kata Zeman.
Pernyataan Zeman ini membuat suporter Juventus meradang. Zeman tetap kalem. Dia fokus pada pertandingan, memberikan yang terbaik untuk
”Kalau mereka marah kepada saya, mereka seharusnya juga marah kepada semua jaksa, pengadilan, dan semua orang,” kata Zeman, pelatih berusia 65 tahun yang banyak melatih klub-klub di Italia ini.
Menghadapi Roma, striker Juventus, Mirko Vucinic, yakin, timnya akan menang. Dia pernah dilatih Zeman pada 2006 ketika bermain untuk Lecce.
”Saya mencetak 19 gol dan saya senang dengan yang dia (Zeman) berikan kepada saya,” kata Vucinic kepada Corriere dello Sport.
Vucinic menambahkan, setelah itu dia juga belajar kepada manajer lain yang juga mengajarkan sesuatu yang baru. Dia banyak belajar. ”Satu-satunya hal di pikiran kami adalah menang. Saya berlatih keras dan kami hidup untuk menang,” katanya.
Bagi Vucinic, hidup di Roma itu seperti di dalam panci masak penuh tekanan. Setelah pindah ke Turin, rasanya berbeda. ”Orang-orang di sini penuh damai,” ujarnya.
Dia masih berteman dengan beberapa orang di Roma. ”Saya masih berhubungan dengan (Daniele) De Rossi (gelandang Roma), dan kami mengobrol. Namun, di lapangan, kami adalah musuh,” katanya.
Selain Juve dan Roma, laga seru lainnya adalah antara Napoli dan Sampdoria, AC Milan melawan Parma, dan Inter Milan menghadapi Fiorentina. Juve dan Napoli kini sama-sama meraih angka 13, bersama di puncak klasemen.