Jelang gp aragon

Lorenzo Sempat Berpikir Sulit Kalahkan Crutchlow

Kompas.com - 29/09/2012, 23:11 WIB

ARAGON, Kompas.com - Pebalap Yamaha yang kini memimpin klasemen sementara, Jorge Lorenzo, mengakui bahwa dirinya sempat berpikir sulit meraih pole position pada kualifikasi GP Aragon, Sabtu (29/9/2012). Pasalnya, catatan waktu yang ditorehkan Cal Crutchlow sudah sangat bagus, dan pebalap Yamaha Tech 3 tersebut sudah mendominasi sejak awal hingga menjelang akhir kualifikasi.

Namun pada dua menit terakhir, Lorenzo dan rivalnya dari tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, berhasil menembus dominasi Crutchlow. Pedrosa yang lebih dulu menggeser Crutchlow, sebelum akhirnya Lorenzo menobatkan dirinya sebagai peraih pole seri ke-14 musim 2012 ini.

"Saya sudah merasa sangat yakin Cal akan merebut pole," ujar Lorenzo. "Catatan waktunya sangat cepat.

"Akhirnya, kami secara perlahan bisa memperbaiki catatan waktu, meskipun sangat dekat."

Kualifikasi ini menjadi sesi pertama yang berlangsung kering sepanjang akhir pekan ini di Aragon. Lorenzo mengakui, pada awalnya trek sangat "menakutkan" karena licin.

"Ini sulit. Pada awalnya trek sangat licin, sangat dingin. Jadi, banyak terjadi kecelakaan. Treknya sangat menakutkan, sangat berbahaya," ujar juara dunia 2010 ini.

"Saya mulai mendapatkan kecepatan perlahan demi perlahan, dan motornya pun kian membaik, karena di awal kami lebih lambat 0,3 atau 0,4 detik dibandingkan dengan saat uji coba di sini bulan lalu.

"Akhirnya, setelah motornya kian membaik, begitu juga dengan treknya, kami mampu memperbaiki catatan waktu dan di akhir kualifikasi saya mendorong 100 persen dan berhasil meraih pole position. Saya senang, tetapi besok merupakan hal yang penting."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau