Sulawesi

Ngebut Sambil Mabuk, Pelajar Seruduk Motor Parkir

Kompas.com - 01/10/2012, 09:37 WIB

BONE, KOMPAS.com — Dua orang pelajar sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, nyaris menjadi korban amukan warga, Minggu (30/9/2012) malam.

Pasalnya, kedua remaja ini yang kemudian diketahui mabuk ketika mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan menabrak sejumlah sepeda motor yang tengah parkir di alun-alun kota.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 Wita ketika Adi (18) dan Awal (15), warga Jl Majang, Kelurahan Taneteriattang, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa nomor polisi dengan kecepatan tinggi di sekitar alun-alun.

Namun naas, kedua remaja yang sedang mabuk ini kemudian tidak bisa mengendalikan sepeda motornya yang akhirnya "menyeruduk" sejumlah sepeda motor lain yang tengah parkir.

Aksi ugal-ugalan ini membuat warga geram dan langsung menghampiri kedua remaja itu dan bermaksud menghakimi mereka. Beruntung sejumlah petugas polisi berpakaian preman langsung mengamankan keduanya dan membawa mereka ke Polsek Tanateriattang.

"Dari tadi memang ini balap-balap kayak menantang, jangan sembarang naik motor kalau baru belajar," ujar Farhan, salah seorang warga yang sepeda motornya menjadi korban "serudukan" dengan emosional.

Sementara kedua pemuda mabuk itu hanya bisa mengatakan kehilangan kendali sepeda motornya sehingga mengakibatkan kecelakaan itu.

"Saya sedang cari teman, jadi saya tidak lihat banyak motor parkir," kilah Adi.

Atas peristiwa ini, para korban meminta ganti rugi kerusakan sepeda motor kepada kedua pelaku. Sejauh ini polisi masih memproses keduanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau