Pariwisata

Pesona Kebudayaan Indonesia Berkumpul di Gedung Sate

Kompas.com - 02/10/2012, 17:56 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com- Ruas jalan Diponegoro yang terletak di depan Gedung Sate bakal menjadi ajang pameran kekayaan kebudayaan dari 20 provinsi di Indonesia. Mereka bakal tampil sebagai bagian dari acara Kemilau Nusantara yang digelar untuk ke sembilan kalinya di Bandung.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Nunung Sobari, peserta dari 20 provinsi itu sudah sesuai target awal panitia. Provinsi yang memastikan partisipasinya adalah Nangroe Aceh Darusalam, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, dan Papua Barat.

"Selain memamerkan seni budaya dari provinsi peserta, juga ada  lomba foto yang bisa diikuti," kata Nunung, Selasa (2/10/2012).

Pameran dalam Kemilau Nusantara dilakukan dalam bentuk pawai maupun produk unggulan dari masing-masing daerah, mulai dari makanan, kerajinan, informasi pariwisata.

Nunung berharap acara yang berlangsung dari Jumat hingga Minggu (7/10) itu bisa menjadi sarana hiburan yang sehat sekaligus mendidik bagi masyarakat. Pawai dilakukan pada Sabtu (6/10) tapi pameran digelar sejak tanggal 5-7 Oktober.

Dalam penyelenggaraan tahun lalu, Provinsi Jawa Timur keluar sebagai juara pertama yang menampilkan persembahan terbaik, diikuti Provinsi Papua kemudian Jawa Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau