Jumlah Kalori Camilan Ibu Hamil

Kompas.com - 04/10/2012, 14:07 WIB

KOMPAS.com - Saat hamil, Anda diharuskan untuk menyantap aneka makanan yang bergizi untuk mendukung perkembangan bayi. Nah, ini sering diterjemahkan dengan makan bebas, dalam artian jumlahnya atau pun jenisnya. Padahal, tambahan makan ibu hamil termasuk ngemil ada aturannya.

Saat hamil, banyak bumil merasakan terus menerus lapar dan keinginan mengudap yang tak tertahankan. "Keinginan ini tidak boleh selalu dituruti karena bisa berpengaruh pada bobot tubuh setelah melahirkan," jelas ahli gizi klinis, Dr. Ida Gunawan, MS, SpGK dalam acara peluncuran camilan rendah kalori beberapa waktu lalu di Jakarta.

Ngemil saat hamil, sebenarnya sah-sah saja. Namun, ngemil yang berlebihan saat hamil akan membuat tubuh Anda membesar tanpa kontrol dan mengakibatkan obesitas saat hamil. Dikhawatirkan nanti, bobot tubuh akan membesar tanpa diiringi pertumbuhan bobot tubuh si bayi. Akibatnya, saat lahir bayi memiliki tubuh yang kecil dan Anda akan kesulitan untuk menurunkan bobot tubuh.

Sebaiknya lakukan diet sehat jika bobot tubuh saat hamil sudah mencapai 25 kg. Kalau tidak, Anda akan kesulitan mengembalikan ukuran tubuh ideal setelah melahirkan.

Untuk menjaga gula darah ibu hamil dan memberikan asupan makanan bagi bayi dibutuhkan camilan yang sehat, selain makan.  Ida mengungkapkan, kebutuhan ngemil bumil bisa dikontrol dengan sesuai kebutuhan kalorinya dalam satu hari.

"Kebutuhan kalori dari camilan bumil ini tergantung dari usia kehamilan masing-masing. Usia kehamilan yang semakin besar membutuhan kalori camilannya lebih besar," tambahnya.

Pada trimester pertama (usia kehamilan 1-3 bulan pertama), maka bumil membutuhkan tambahan asupan kalori camilan sebesar 0-150 kkal (kilo kalori) dari kebutuhan kalori snack awal. Misalnya kebutuhan awal kalori snack Anda sebelum hamil adalah 168 kkal maka saat hamil trimester pertama kebutuhan snack Anda meningkat 0-150 kkal menjadi 318 kkal untuk sekali waktu ngemil dalam satu hari.

Kebutuhan tambahan kalori camilan ini akan meningkat di trimester kedua (3-6 bulan) dan ketiga (6-9 bulan), yang penambahannya mencapai 300 kkal. Setelah melahirkan dan menyusui, kebutuhannya juga akan berbeda lagi. Saat menyusui, Anda membutuhkan tambahan kalori berkisar antara 300-500 kkal. "Kalori yang dibutuhkan semakin banyak, karena kalori ini akan dibagi juga ke bayi melalui ASI," pungkasnya.

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau