Pemerintah kota solo

Jokowi Ingatkan Komunikasi di Birokrasi

Kompas.com - 05/10/2012, 02:46 WIB

Solo, Kompas - Joko Widodo, yang baru berhenti sebagai Wali Kota Solo, berpesan agar jajaran birokrasi Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah, kian mengintensifkan komunikasi. Tidak perlu ada kekhawatiran terhadap transisi kepemimpinan di Solo.

Hal itu dikatakan Jokowi, sapaan Joko Widodo, dalam acara sesarengan dan silaturahim yang digelar di Balaikota Solo, Kamis (4/10). Jokowi yang terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta hadir dalam apel berbahasa Jawa yang diikuti pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Solo itu.

”Jangan ada kekhawatiran sedikit pun. Saya dan Pak Rudy (FX Hadi Rudyatmo, Wakil Wali Kota Solo) sudah tujuh tahun bekerja sama. Untuk lapangan, saya merasa Pak Rudy lebih menguasai. Kita sudah membangun fondasi, sistem, dan rencana pembangunan di Solo. Bapak dan Ibu banyak komunikasi saja dengan Pak Rudy. Dari atas juga rajin komunikasi ke bawah supaya tahu apa keinginan yang di bawah,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi meminta maaf kepada PNS yang pernah dipimpinnya saat menjadi Wali Kota Solo. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan jajaran birokrasi karena telah membantu menggerakkan roda pemerintahan untuk melayani masyarakat. Ia pun sempat menerima tali asih dari PNS berupa wayang kulit tokoh Puntodewa dan sebilah keris yang disampaikan melalui Rudy.

”Saya minta maaf jika ada yang tidak berkenan. Mungkin saat ke lapangan, saya langsung tunjuk dan marah atau membuat tidak berkenan saat pemilihan kepala dinas atau kepala seksi. Pilihan yang diberikan banyak sekali. Saya harus melihat secara detail sampai cek rumahnya, tetangganya. Mungkin ada yang kecewa, tetapi ini risiko sebagai pemimpin, harus berani memutuskan apa yang harus diperbuat,” kata Jokowi.

Rudy, yang diusulkan DPRD Kota Solo menggantikan Jokowi, mengatakan, kekhawatiran yang timbul itu wajar. Ia berjanji akan terus membangun komunikasi di seluruh jajaran pemerintahan dan warga. ”Saya akan mengabdi seperti hari-hari yang lalu, bahkan ditingkatkan. Mari benahi bersama kota kita ini,” katanya.

Kamis di Jakarta, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan, ia sudah menandatangani penetapan Rudy sebagai Wali Kota Solo menggantikan Jokowi. ”Pukul 13.00 tadi saya menandatangani surat pemberhentian Pak Jokowi dan pengangkatan wakilnya menjadi Wali Kota Surakarta,” ujarnya. (EKI/INA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau