Rossi Tolak Penawaran Menggiurkan Ducati karena...

Kompas.com - 05/10/2012, 20:19 WIB

KOMPAS.com - Bos Ducati, Filippo Preziosi, mengakui bahwa dirinya tidak terkejut dengan penolakan Valentino Rossi untuk memperpanjang kontrak bersama tim yang bermarkas di Bologna tersebut. Padahal, Ducati rela menggelontorkan dana jutaan poundsterling untuk merayu "The Doctor" sehingga mau bertahan.

Bukan cuma itu. Ducati juga sudah mendapat dukungan dari pemilik baru, Audi, untuk meyakinkan juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut agar mau menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun.

Rupanya, kekecewaan Rossi terhadap Ducati sudah memuncak karena selama dua musim bersama "si Merah", peraih sembilan gelar grand prix ini belum pernah meraih kemenangan. Sejak bergabung pada musim 2011, Rossi hanya tiga kali naik podium dari 31 balapan yang dilakoninya bersama Desmosedici.

Akhirnya, Rossi memutuskan untuk kembali bergabung dengan Yamaha, yang telah memberikan kesuksesan terbesar dalam kariernya. Dia akan kembali membesut motor YZR-M1, yang terakhir ditunggang pada musim 2010, dan juga kembali menjadi tandem favorit juara musim ini, Jorge Lorenzo.

Rumor yang berkembang menyebutkan bahwa hubungan antara Preziosi dengan Rossi pada tahun 2012 ini tak harmonis lagi. Pasalnya, pengembangan Desmosedici tak sesuai harapan Rossi, lantaran motor tak kunjung kompetitif untuk bersaing dengan dua pabrik lainnya, Honda dan Yamaha.

Kepada MCN, Preziosi mengatakan: "Saya adalah manajer umum Ducati Corse dan saya juga penggemar Valentino. Saya pikir dia mencari tantangan besar ketika kembali bersama Jorge. Dari sudut pandang seorang penggemar, saya senang dengannya.

"Saya tahu Valentino memiliki sebuah nilai bagi kami karena dia sangat konsisten dengan komentarnya. Tetapi saya memahami dia sedang berada di pengujung kariernya dan saya juga tahu mengapa dia membuat keputusan tersebut. Saya tidak begitu terkejut ketika dia memberitahukan kepadaku keputusannya itu."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau