Mencekam, 3 Pejabat Polda Metro Datangi KPK

Kompas.com - 05/10/2012, 22:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pejabat Polda Metro Jaya turut mendampingi sejumlah anggota Polisi Polda Bengkulu yang mendatangi Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/10/2012) malam. Kedatangan anggota Polda Bengkulu dikabarkan hendak menangkap salah satu penyidik Polri, yakni Kompol Novel. Kompol Novel, yang menjabat Wakil Kepala Satuan Tugas Tim Simulator Kompol Novel, turut berperan terhadap pengungkapan kasus dugaan korupsi proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM).

Ketiga pejabat Polda Metro Jaya tersebut adalah Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Toni Harmanto, Kasubdit Resmob Ditreskrimum AKBP Herry Heryawan, dan Kasubdit Jatantras Dirkrimum AKBP Helmi Santika.

Penangkapan ini dikatakan terkait kasus yang diduga berkaitan dengan Novel semasa bertugas di Bengkulu.

Saat ini, pimpinan KPK dikatakan tengah menemui anggota Polda yang mendatangi KPK. Baik pihak KPK maupun polisi tengah melakukan pembicaraan di dalam Gedung KPK.

Suasana di Gedung KPK saat ini mencekam. Sejumlah pria tak dikenal tampak berjaga-jaga di sekitar gedung komisi antikorupsi.

Kedatangan polisi dari Bengkulu ini terjadi sesaat setelah KPK memeriksa Irjen Djoko Susilo yang disangka terlibat dalam kasus simulator ujian SIM. Pemeriksaan berlangsung selama 8 jam.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait kehadiran ketiga pejabat tersebut, Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigjen Sudjarno enggan berkomentar. Menurut Brigjen Sudjarno, pihaknya tak memiliki rencana kegiatan (renggiat) di Gedung KPK.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau