Harga Minyak Melorot di Bawah 90 Dollar AS

Kompas.com - 06/10/2012, 09:40 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com -  Harga minyak dunia merosot pada Jumat (5/2012) waktu setempat,  (Sabtu pagi WIB), meskipun data lapangan kerja di Amerika Serikat membaik, karena pasar sangat terganggu oleh kekhawatiran melemahnya permintaan.

Kontrak utama New York,  minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) atau light sweet untuk pengiriman November, merosot 1,83 dollar AS menjadi ditutup pada 89,88 dollar AS per barel.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November mundur 56 sen menjadi 112,08 dollar AS per barel pada akhir perdagangan di London.

Pasar jatuh karena banyak pedagang menguangkan beberapa keuntungan mereka dari kenaikan hari sebelumnya, ketika harga "rebound" (berbalik naik) hingga empat dollar AS per barel. Sementara itu laporan positif payroll (pembayaran gaji) di Amerika Serikat -- konsumen minyak terbesar di dunia -- gagal untuk menghilangkan kekhawatiran permintaan energi.

"Meskipun terjadi kenaikan kuat di pasar ekuitas dan melemahnya dolar, harga minyak telah merosot kembali dari tertinggi kemarin," ujar analis CMC Markets, Michael Hewson.

"Meningkatnya kekhawatiran tetap menjadi perhatian utama dan laporan lapangan pekerjaan AS yang membaik tidak dapat mengubah fakta bahwa permintaan terlihat lemah."

Revisi data bulan sebelumnya yang dirilis Jumat memberikan gambaran situasi jauh lebih baik dalam lapangan pekerjaan AS, membantu mendorong tingkat pengangguran turun mejadi 7,8 persen.

Namun demikian, sekalipun berita bergairah, pasar minyak AS tetap jatuh. "Harga berada di bawah tekanan karena produksi minyak di AS pada posisi tertinggi 15 tahun, sehingga itu menambah pasokan," kata Andy Lipow dari Lipow Oil Associates.

Dia juga mengutip komentar Arab Saudi yang menegaskan bahwa mereka akan mempertahankan tingkat produksi pada tingkat tinggi, dan peningkatan ekspor dari Irak sehingga menjaga pasar minyak dengan "persediaan lebih baik."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau