Jemaah Haji Mendapat Makan Gratis Sehari Dua Kali

Kompas.com - 08/10/2012, 03:16 WIB

MEKKAH, KOMPAS.com - Jemaah haji kloter lima sebanyak 450 orang asal Deli Serdang Medan mendapatkan pemilik pondokan yang baik di Mekkah, mereka mendapat makan gratis dua kali sehari, siang dan malam.

"Dengan memperoleh makanan gratis itu, maka uang saku para jemaah yang jumlahnya 1.500 real per orang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan lain seperti membeli oleh-oleh," kata Edy Syahrizal (50) asal Tanjung Morawa Medan, saat bertemu dengan sejumlah wartawan, yang tergabung dalam Media Center Haji di Sektor Dua, Daerah Kerja Mekkah, Minggu (7/10/2012).

Pemilik pondokan yang baik ini memberi makan jemaah Indonesia dua kali sehari dengan menu ala Indonesia, seperti rendang daging, rendah ayam, ikan dan telur.

"Nasi dan lauk telah dimasukkan dalam kotak dan kepala rombongan diminta mengambilnya pada saat jam makan siang dan malam," kata jemaah yang sehari-hari menjabat Kepala Jamsostek Deli Serdang, di wilayah Mahbas Jin dan Jiad Mekkah itu.

Menurut Syahrial, para jemaah layak bersyukur dengan pemberian makanan tersebut, karena tidak semua jemaah haji berkantong tebal. Syahrial bersama isterinya Zuriah menunaikan rukun haji tahun ini setelah tiga tahun tercatat pada daftar tunggu jemaah haji Medan Sumatera Utara.

Terkait dengan pelayanan haji tahun ini, ia mengemukakan, merasa sangat puas karena dokternya saja siap dipanggil ke kamar masing-masing bila dibutuhkan, dan pembimbing ibadahnya juga membantu memberikan konsultasi terkait ibadah dan aspek kesehatan para jemaah.

Sebelumnya Syahrizal sempat kawatir prosedur naik haji itu sedikit repot. Ternyata setelah mengalami delapan hari di Medinah dan tiga hari di Mekkah, berhaji itu tidaklah rumit, setidaknya sampai Minggu.

Ia berharap berbagai kemudahan itu terus menjadi berkah dan seterusnya diberikan Allah Yang Maha Esa sampai selesai proses haji yang puncaknya wukuf di Arafah 25 Oktober 2012.

Sementara itu, seorang pasien haji Arir bin Kajib (57) asal Lamongan, masih dirawat inap di Sektor Dua Daker Mekkah karena menderita infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).

Kepala Sektor Dua Badrun M Sarjono mengatakan 4.429 jemaah dari 11 kloter telah berada di wilayahnya dari rencana 16.600 jemaah dari 43 koter pada puncak musim haji.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau