Banjir

Kali Baru Meluap

Kompas.com - 08/10/2012, 11:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Musim hujan belum juga mulai, tetapi Kalibaru di Jakarta Timur, sudah meluap sejak Minggu malam. Hingga Senin (8/10/2012) ini,  genangan akibat luapan kali itu masih terlihat di Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Condet, Jakarta Timur.

Pemantauan Kompas, genangan cukup luas masih terlihat di Jalan Raya Bogor dari arah Hek menuju yang mengarah ke perempatan Cililitan-Halim atau Pusat Grosir Cililitan. Genangan air membuat kemacetan parah sejak dari lampu merah Hek.

Genangan air sejak Minggu kemarin juga menggenangi sejumlah gang di rumah warga di RT 03 RW 15 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.

 

Di Jalan Raya Condet, derasnya arus yang juga menghanyutkan berbagai barang seperti kayu dan plastik membuat sejumlah pengguna sepeda motor terjatuh. Banyak pengguna sepeda motor yang berbalik arah setelah melihat pengguna sepeda motor lainnya mogok setelah menembus genangan air. Kemacetan pun tak terelakkan.

Menurut sejumlah penjaga toko parfum yang tersebar di Jalan Raya Condet, luapan paling tinggi terjadi dini hari tadi pukul 02.00. Ketinggian air mencapai 20 sentimeter.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau