Optimistis, Hari Pangan Tanpa Gangguan Asap i

Kompas.com - 08/10/2012, 17:04 WIB

 PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Pelaksana hujan buatan di Kalimantan Tengah optimistis pelaksanaan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tingkat Nasional bisa diselenggarakan tanpa gangguan asap yang berarti. Hujan yang terjadi tiga hari terakhir berturut-turut menjadi indikasi cuaca ke depan akan mendukung pelaksanaan acara tersebut.

Koordinator Pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Budi Harsoyo di Palangkaraya, Kalteng, Senin (8/10/2012), menjelaskan, pihaknya terus melakukan hujan buatan. "Kami optismistis HPS bisa berjalan lancar. Diperkirakan, cuaca basah akan terjadi sepekan mendatang," katanya.

Penyelenggaraan HPS dianggap sangat penting karena akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menteri-menteri terkait, dan para duta besar. Acara yang diadakan di Palangkaraya pada 18 Oktober 2012 itu akan dihadiri sekitar 2.500 orang.

Pada Sabtu lalu, hujan deras turun. Hujan kembali terjadi Minggu malam kemarin, dilanjutkan pada hari ini. Seiring itu, kabut asap perlahan-lahan berkurang. Budi menuturkan, modifikasi cuaca bertujuan membuat hujan jatuh lebih cepat disertai dengan penambahan intensitas curah air.

"Kami kondisikan hujan ke daerah yang diinginkan. Kalau tidak dilakukan modifikasi cuaca, hujan tak terlalu deras dan jatuhnya belum tentu di tempat yang diinginkan," ujarnya.  

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau