JAKARTA, KOMPAS.com — Mayoritas bursa Asia dibuka melemah pada Selasa (9/10/2012) pagi ini setelah adanya revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh IMF dan Bank Dunia. Ini bakal menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan secara umum. Sementara harga minyak kembali menguat pagi ini ke level 90,2 dollar AS per barrel.
Riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG hari ini masih akan dibuka terkoreksi seiring sentimen negatif dari bursa regional. Meski demikian, beberapa saham yang telah terkoreksi signifikan pada perdagangan kemarin diperkirakan memiliki potensi untuk dibeli saat harganya turun. Saham itu adalah ASII, UNTR, WIKA, SMCB, SMGR, AALI serta beberapa saham grup Bakrie, seperti BUMI, ENRG, UNSP, dan BTEL. Rentang indeks hari ini berada di kisaran level 4.240-4.275.
Bursa AS dan Eropa kembali ditutup melemah pada perdagangan semalam setelah Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China menjadi 7,7 persen di 2012 dan 8,1 persen di 2013. Proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Timur juga diturunkan menjadi hanya 7,2 persen di 2012 dari proyeksi sebelumnya 7,6 persen. Sementara IMF juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia di 2012 menjadi 3,3 persen dari 3,5 persen, sementara untuk 2013 menjadi 3,6 persen dari proyeksi sebelumnya 3,9 persen.
Pasar juga mengantisipasi earning season di AS yang dimulai malam ini dengan ekspektasi konsensus turun sekitar 1,7 persen di kuartal ketiga tahun ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang