BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 300 siswa-siswi SMA-SMK di Kota Bandung mengikuti pengukuhan polisi siswa di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka Bandung, Selasa (9/10/2012). Pengukuhan dilakukan oleh Sekda Kota Bandung Edi Siswadi dengan menyematkan pin bertandakan polisi siswa kepada tiga perwakilan siswa.
Upacara pengukuhan dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.47 WIB. Turut dihadiri Wakapolrestabes Bandung AKBP Dadang Hartanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji, para kepala sekolah dan para Kapolsek se-Kota Bandung serta jajaran kepolisian di lingkungan Polrestabes Bandung. Dalam kesempatan itu, para polisi siswa turut menyerukan deklarasi siswa.
Edi Siswadi mengatakan, dikukuhkannya polisi siswa ini diharapkan menjadi faktor acuan bagi siswa lain di sekolahnya untuk tidak melakukan hal-hal yang bersifat kriminal, khususnya tawuran yang belakangan ini marak dikalangan pelajar.
"Intinya, polisi siswa pada masing-masing sekolah harus bisa mengatasi masalah di internal sekolah dan mengarahkan teman-temannya pada jalan yang lurus, jauh dari tindakan kriminal," kata Edi kepada wartawan usai acara.
Sementara itu, salah satu siswa SMA Negeri 5 Bandung, Mikali Ramadhan (18) mengaku sangat senang dengan pembentukan polisi siswa. Menurutnya, hal ini akan menjadi benteng agar terhindar dari perbuatan negatif yang menggelapkan masa depan. "Saya berharap, dengan dibentuknya polisi siswa ini dapat menjadikan para pelajar di Kota Bandung memiliki moral dan prestasi yang lebih baik lagi dan terhindar dari tawuran," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang