"Aduh... Ini Soalnya Aneh"

Kompas.com - 09/10/2012, 15:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jika biasanya para guru mengawasi siswanya yang tengah ujian, kini giliran mereka yang harus duduk tenang dan sesekali bertopang dagu memikirkan jawaban soal yang diujikan dalam Uji Kompetensi Guru (UKG) gelombang dua.

Suasana ujian ini tak jauh berbeda dengan suasana Ujian Nasional (UN) para siswanya. Dengan diawasi oleh tiga petugas dari Lembaga Pengendalian Mutu Pendidikan (LPMP) yang berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), para guru ini menatap layar komputer di hadapannya. Sesekali sejumlah guru mengeluh dan berbincang sebentar dengan rekan di sebelahnya karena soal yang diujikan dinilai sulit untuk dijawab.

"Aduh... ini soalnya aneh. Tinggal berapa lama lagi waktunya?" ujar seorang guru yang mengenakan jilbab merah jambu saat menemui soal yang sulit pada pelaksanaan UKG gelombang kedua di SMA Negeri 70, Jakarta, Selasa (9/10/2012) pagi.

Bahkan, tidak sedikit guru yang menguap saat mengamati soal yang terpampang di layar komputernya. UKG gelombang kedua untuk guru di wilayah Jakarta Selatan yang digelar di SMA Negeri 70 ini berlangsung dari pukul 07.30 WIB.

"Ujiannya dua tahap. Pertama jam 07.30-10.00 WIB, kemudian dilanjut jam 10.30-13.00 WIB," ujar petugas LPMP, Indriyani.

Dia menjelaskan bahwa untuk hari ini hanya satu ruangan yang digunakan di SMA Negeri 70. Pasalnya, guru yang mengikuti ujian tidak terlalu banyak. Namun, pada hari terakhir yang akan dilangsungkan pada 12 Oktober mendatang, dua kelas akan digunakan karena jumlah guru akan lebih banyak.

"Selasa, Rabu, dan Kamis hanya ada satu kelas. Akan tetapi, hari Jumat, rencananya akan memakai dua kelas," kata Indriyani.

UKG gelombang II untuk enam wilayah Jakarta serentak dilaksanakan pada hari ini. Sebanyak 6.637 guru di Jakarta yang memperoleh undangan mengikuti UKG gelombang kedua di tempat uji kompentensi (TUK) yang telah ditentukan sesuai wilayahnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau