TOKYO, KOMPAS.com — Manajer tim Yamaha, Wilco Zeelenberg, mengatakan, untuk memastikan gelar juara dunia musim 2012 jatuh ke tangannya, Jorge Lorenzo harus memperlebar selisih nilai dari pesaing terdekatnya, Dani Pedrosa. Lorenzo tidak boleh hanya bertahan di posisi kedua selama empat seri tersisa meskipun cara itu juga dapat membuatnya kembali menjadi juara dunia.
"Sirkuit Motegi merupakan sirkuit yang sulit, tetapi Lorenzo sangat termotivasi dan siap berlaga. Hal ini akan jadi awal yang baik untuk memenangi seri Jepang dan tiga seri lainnya guna memperlebar selisih poin dari pesaing terdekat," kata Zeelenberg, Rabu (10/10/2012) di Tokyo.
Selain insiden di Assen, Lorenzo selalu finis di urutan pertama atau kedua sepanjang musim ini. Hasilnya, Lorenzo memimpin klasemen sementara dengan 290 poin dan diikuti Dani Pedrosa dengan 257 poin atau terpaut 33 poin. Jika Pedrosa selalu memenangi empat seri terakhir dan Lorenzo selalu menjadi juara kedua, Lorenzo tetap akan menjadi juara dunia dengan keunggulan 12 poin atas Pedrosa.
Pedrosa hanya dapat menyalip perolehan nilai Lorenzo jika pebalap tim Yamaha itu kembali terjatuh atau selalu finis di urutan ketiga saat Pedrosa menjuarai keempat seri tersisa. Untuk menghindari kondisi yang seperti itu, Zeelenberg meminta Lorenzo berusaha keras agar memenangi seluruh seri tersisa. Hanya kemenangan yang dapat memastikan Lorenzo menjadi juara tanpa perlu bergantung pada hasil yang dicapai rivalnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang