Formula 1

Honda Pertimbangkan untuk Kembali ke F1

Kompas.com - 10/10/2012, 21:56 WIB

KOMPAS.com — Honda memberikan indikasi bakal kembali tampil di ajang Formula 1. Hal tersebut dikemukakan Kepala Honda R&D Yoshiharu Yamamoto, seperti diwartakan Crash.net, Rabu (10/10/2012).

Pabrik Jepang ini keluar dari kompetisi adu kecepatan "jet darat" pada akhir musim 2008 menyusul krisis ekonomi global yang kemudian memaksa mereka menunda programnya. Untuk menyelamatkan tim F1 milik mereka, Ross Brawn mengambil alih dan mengubah namanya menjadi tim Brawn GP. Mereka berhasil meraih gelar juara dunia pada tahun 2009 bersama Jenson Button.

Dengan regulasi mesin baru untuk F1 musim 2014, Yoshiharu Yamamoto mengakui bahwa dia ingin melihat pabrikan tersebut kembali ke lintasan balapan paling bergengsi ini. Pasalnya, aturan baru tersebut membuat pergerakan menjadi lebih atraktif.

Jika terjadi, maka itu akan menjadi langkah terakhir program motorsport Honda karena pada musim depan akan ikut World Touring Car Championship (WTCC) dengan Civic baru.

"Secara pribadi saya sangat menyukai balapan, tetapi ada banyak yang terlibat ketika Anda masuk F1. Ini merupakan balapan berlevel tinggi dan membutuhkan komitmen yang begitu besar," ujar Yamamoto kepada Autocar. Namun, benar bahwa kami menyaksikan sejumlah lomba dan berharap suatu hari nanti kami bisa ambil bagian lagi."

"Saya secara pribadi tidak berpikir kami bisa langsung kembali dengan segera, tetapi ada potensi untuk itu selama ada perubahan aturan dan menarik. Tentu saja saya mengikuti aturan, dan jika mereka memberikan kesempatan, maka pasti menyenangkan untuk kembali."

"Ini hanya pandangan pribadi saya, bukan Honda. Namun, saya rasa hal utama yang harus kami lakukan adalah meraih kemenangan di WTCC, dan kemudian mungkin kami bisa melihat prospek ke depan."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau