Adakah Dukungan untuk Rumah Tipe 21?

Kompas.com - 11/10/2012, 13:20 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Peminat rumah di bawah 36 m2, seperti tipe 21 yang sebelumnya "dilarang", cukup banyak karena harga jualnya jauh lebih murah sehingga semakin terjangkau masyarakat bawah. Masalahnya, hal itu bisa terbentur soal kepercayaan perbankan terhadap calon nasabah kredit kepemilikan rumah (KPR). 

Demikian dikatakan Ketua Realestate Indonesia (REI) Sumatera Utara, Tomi Wistan, di Medan, Rabu (9/10/2012) kemarin. Masalah muncul karena harga rumah di kisaran Rp 50 - Rp 68 juta per unit, sehingga pekerja dengan standar gaji Upah Minimum Regional (UMR) seharusnya layak bisa mengambil KPR.

Untuk itu, menurut Tomu, perlu ada dukungan kuat dari perbankan dan pemerintah soal pembangunan rumah di bawah tipe 36. Hal ini karena menyangkut kepercayaan bank dan lingkungan perumahan yang sehat.

"Pengembang siap membangun rumah tipe di bawah 36 seperti tipe 21. Tetapi, tentu harus ada dukungan kuat dari perbankan, pemerintah, bahkan perusahaan tempat calon pembeli rumah tipe kecil itu," kata Tomi menanggapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Seperti diberitakan sebelumnya, MK mengabulkan gugatan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesa (Apersi) soal penghapusan pasal 22 ayat 3 Undang-Undang Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Dengan putusan itu, otomatis tidak ada lagi kewajiban pengembang rumah bersubsidi untuk membangun rumah minimal 36 m2. Atas putusan itu, masyarakat berpenghasilan rendah bisa membeli rumah dibawah tipe 36 m2 dan mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

"Jadi, memang harus mendapat dukungan penuh, termasuk dari pihak perusahaan tempat pekerja bekerja sebagai penjamin ke bank dan pemerintah yang harusnya bisa membantu pengembang mendapatkan lahan murah, termasuk membangun fasilitas infrastrukturnya," katanya.

Peran pemerintah membangun infrastruktur itu dinilai sangat penting agar rumah tipe kecil itu benar-benar bisa menjadi lokasi hunian yang layak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau