BEKASI, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kota Bekasi menugaskan 10 anggota terbaik, sebagai pengawal peserta Pemilihan Umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.
Demikian diutarakan oleh Kepala Polres Kota Bekasi Komisaris Besar Priyo Widyanto, seusai pengumuman pengambilan nomor urut untuk lima pasangan calon, Kamis (11/10/2012).
"Pengawalan melekat dan nonstop hingga pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih," kata Priyo.
Sepuluh pengawal itu, lanjut Priyo, sudah terlatih dan berkemampuan khusus. Pengawal bertanggungjawab terhadap keamanan, dan keselamatan calon selama pelaksanaan pilkada.
Priyo mengatakan, setiap pengawal juga diberikan akses khusus untuk berkomunikasi dengan satuan Polri. Dengan demikian, segala ancaman terhadap calon bisa diantisipasi.
Pengawal juga berkewajiban melaporkan situasi, dan kondisi calon secara berkala ke satuan Polri dalam tingkatan lebih tinggi. Hal ini untuk memastikan calon selalu aman dan selamat.
Lima pasang calon wali kota dan wakil wali kota yang telah resmi ditetapkan ialah Shalih Mangara Sitompul-Anwar Anshari Mahdum (Salam) dari jalur independen, Dadang Mulyadi-Lucky Hakim (Dalu) yang diusung PAN-Gerindra-PPP.
Lainnya, Awing Asmawi-Andi Zabidi (Azib) yang dicalonkan Partai Demokrat, Rahmat Effendi-Achmad Syaikhu (PAS) yang didukung Golkar-PKS-PKB-Hanura, serta Sumiyati Mochtar Mohammad-Anim Imamudin yang didukung PDIP-PBB-PDS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang