Lagi, Dua Klaster Mewah Hadir di BSD City!

Kompas.com - 12/10/2012, 10:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sinar Mas Land Tbk melalui BSD City meluncurkan lagi dua klaster baru di area The Avani. Kedua klaster baru tersebut menawarkan ciri khas gaya bangunan seperti di kawasan resor Kepulauan Maldives.

Kedua klaster tersebut adalah Divena dan Deshna. Menempati areal 8,4 hektare, kedua klaster ini akan diluncurkan tengah Oktober ini.

Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra, dalam siaran persnya, Jumat (12/10/2012), mengaku optimistis kedua klaster baru ini diminati konsumen. Hal tersebut karena Divena dan Deshna telah dilengkapi berbagai fasilitas mewah dan pemandangan hijau indah dan asri.

"Hunian bernuansa resor tropis ini memang menjadi ciri khas klaster di kawasan The Avani. Divena dan Deshna juga dilengkapi dengan pemandangan sabuk hijau (green belt) dengan aliran sungai alami di bawahnya," kata Ishak.

Tidak hanya mengusung keindahan alam, kata Ishak, faktor keamanan juga menjadi fasilitas utama Divena dan Deshna, yaitu berupa integrated cluster security system melalui kamera CCTV di setiap sudut klaster.

Adapun Divena yang menempati areal seluas 5.6 hektare dibangun dalam dua tipe, yaitu tipe LB/LT 181/200 - 220 - 250 dan Tipe LB/LT 226/300. Adapun penawaran harganya dimulai dari Rp 2,28 miliar.

Sementara Deshna, di areal seluas 2.8 hektare juga ditawarkan dalam dua tipe, yaitu tipe LB/LT 111/160 dan Tipe LB/LT 120/ 198 -225. Hunian ini ditawarkan dengan harga mulai Rp 1,54 miliar.

"Hunian yang ditawarkan sangat terbatas. Di klaster Divena hanya 55 unit dan kapling tanah 28 unit, sedangkan di Deshna hanya 58 unit, dan kapling tanah 18 unit," kata Ishak.

Sebelumnya, Sinar Mas Land melalui BSD City juga mengumumkan peluncuran bangunan komersial terbarunya, Foresta Business Loft. BSD City menawarkan residensial ini sebagai produk premium yang mengandalkan daya tarik lokasi sangat strategis di jalur utama BSD, Tangerang.

Lokasi Foresta Business Loft berdekatan dengan beberapa institusi pendidikan tinggi, seperti Prasetiya Mulya, Swiss-German University, serta kawasan central business district (CBD) di tahap 2 BSD City.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau