Festival Budaya Jawa Digelar di Surabaya

Kompas.com - 12/10/2012, 14:14 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com--Festival Budaya Jawa dengan menghadirkan berbagai ragam kesenian dan budaya  Jawa akan digelar di Jembatan Merah Plasa (JMP) Kota Surabaya mulai 13-30 Oktober 2012.

Dirut PT Lami Citra Tbk selaku pengelola JMP, Priyo Setia Budi, di Surabaya, Kamis mengatakan digelarnya festival ini sebagai upaya melestarikan budaya-budaya Jawa yang nyaris terkikis oleh perkembangan zaman. "Kami punya kepentingan membangun karakter bangsa melalui festival budaya ini. Karakter bangsa tercermin dari kekuatan budaya," katanya.

Menurut dia, festival budaya tersebut akan menampilkan berbagai ragam kesenian khas Jawa  seperti Tari Remo dari Surabaya, Tari Gembyong dari Jawa Tengah, Tari Gandrung Banyuwangi dan lainnya.

Selain itu, lanjut dia, even kali ini juga akan digelar pesta seni dan pameran kerajinan milik usaha kecil menengah (UKM). "UKM juga pilar ekonomi. Untuk itu, kami telah menyiapkan tempat khusus bagi para UKM binaan yang ada di Jatim," katanya.

Adapun barang-barang yang akan ditampilkan para UKM diharapkan masih ada unsur budaya Jawa, seperti halnya penjualan kain batik, kerajinan tangan, makanan dan lainnya.

"Bahkan untuk kelanjutan dari festival ini, kami akan menyiapkan ruangan khusus untuk pakaian batik dan pernak-pernik lainnya. Ruangan itu kami beri nama Kartini Craft dan Batik. Ini nanti akan diresmikan saat pembukaan festival nanti," ujarnya.

Adapun peserta dalam festival tersebut diambil dari beberapa daerah di Jatim. "Kami juga mengundang para seniman dari Jateng untuk ikut meramaikan festival kali ini," katanya.

Festival tersebut juga akan menghadirkan maestro tari dari Yogyakarta, Didik Nini Towok yang akan menampilkan tari kreasinya "Dua Muka" dan banyolan "Guyon Maton". Sedangkan hiburan lainnya yang bersifat mendidik adalah Pangkur Jengjleng.

Sedangkan dari Taman Budaya Jawa Timur sendiri akan menampilkan parade 30 grup gamelan Jawa selama tiga hari. "Masyarakat tidak hanya dapat hiburan tapi diajak berfikir dari lawakan tadi," katanya.

Sesuai rencana, pembukaan festival budaya Jawa ini akan dibuka secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada Sabtu (13/10) mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau