JAYAPURA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua akan mendapat dana Rp 115 miliar untuk menggelar tahapan awal Pilkada Papua.
Menurut Ketua KPU Provinsi Papua Benny Sweny, Jumat (12/10/2012), di Jayapura, dana itu antara lain akan digunakan untuk membayar honor badan pekerja di PPS dan PPD, sosialisasi, pemutakhiran data pemilih, serta proses pencalonan.
Total anggaran yang akan diterima KPU, tutur Benny, sekitar Rp 300 miliar. Jumlah itu lebih kecil dibanding rencana semula, yaitu Rp 400 miliar. "Ada beberapa mata anggaran yang coba dihemat," kata Benny Sweny.
Saat ini KPU tengah menggelar pendaftaran pasangan bakal calon dari jalur perorangan. Pertengahan November mendatang, yaitu pada 8-14 November, KPU membuka pendaftaran bagi pasangan bakal calon yang diusung partai politik atau gabungan partai politik.
Mantan Gubernur Papua Barnabas Suebu yang maju bersama mantan Bupati Tolikara John Tabo akan mendaftar pada 10 November mendatang. Pasangan itu akan diusung setidaknya oleh 10 partai politik. Salah satu partai yang telah memastikan diri mengusung pasangan itu adalah Partai Kedaulatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang