NTB Targetkan 2 Juta Wisatawan Akhir 2015

Kompas.com - 12/10/2012, 18:17 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memprogramkan kunjungan dua juta wisatawan yang akan dicapai pada akhir 2015, sebagai program lanjutan Visit Lombok Sumbawa (VLS) 2012 dengan target satu juta wisatawan.

"Direncanakan, Bapak Presiden yang akan meluncurkan program dua juta wistawan itu, karena Bapak Presiden yang meluncurkan program VLS 2012," kata Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir, di ruang VIP Pemprov NTB di Bandara Internasional Lombok (BIL),  Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, sekitar 45 kilometer dari Kota Mataram, Jumat (12/10/2012).

Di ruang VIP Pemprov NTB di BIL itu, digelar acara penyambutan rombongan penerbangan perdana AirAsia rute Kuala Lumpur-Lombok, yang mengangkut 180 orang penumpang, termasuk sejumlah pejabat NTB.

Badrul mengatakan, program VLS 2012 yang diluncurkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, 6 Juli 2009 dipastikan mencapai target satu juta wisatawan.

Dijadwalkan, 17 Desember 2012, saat puncak peringatan HUT ke-54 Pemerintah Provinsi NTB, akan diluncurkan program lanjutan VLS 2015 dengan target dua juta wisatawan itu. Puncak peringatan HUT Pemprov NTB itu, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Nusantara 2012 tingkat nasional yang dipusatkan di Pulau Lombok.

"Presiden akan hadir dalam puncak peringatan Hari Nusantara 2012 itu, sehingga pada kesempatan itu akan ada pengumuman pencapaian target satu juta wisatawan sekaligus peluncuran program dua juta wisatawan di akhir 2015 itu," ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Badrul, Pemprov NTB akan menerapkan strategi baru dalam mempromosikan potensi pariwisata NTB, yang disebut dengan promosi tiga kaki, yakni pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan maskapai penerbangan.

Untuk mengimplementasikan strategi itu, maka Pemprov NTB akan bersama-sama pelaku usaha dan maskapai penerbangan, merumuskan rute penerbangan prioritaskan, agar dapat mencapai target dua juta wisatawan. Selain itu, Pemprov NTB juga akan menentukan destinasi utama pariwisata menuju 2015 dan destinasi potensial.

"Harapan kami, nanti AirAsia juga mendukung program lanjutan VLS itu, bersama maskapai penerbangan lainnya, karena nanti di 2015 juga akan diperingati dua abad meletusnya Gunung Tambora di Pulau Sumbawa," kata Badrul.

Maskapai penerbangan AirAsia telah mengagendakan jadwal penerbangan langsung Kuala Lumpur-Lombok tiga kali seminggu, yang diharapkan bertambah menjadi setiap hari, hingga beberapa kali sehari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau