Rooney Ingin Jadi Kapten Inggris Selamanya

Kompas.com - 14/10/2012, 02:09 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Wayne Rooney mengaku senang dipercaya menjadi kapten tim nasional Inggris. Penyerang Manchester United itu berharap suatu saat terus memakai ban kapten tersebut.

Rooney bak mendapat "durian runtuh" dengan absennya Steven Gerrard dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan San Marino, Jumat (12/10/2012). Di pertandingan yang berakhir 5-0 untuk Inggris itu, Wazza --panggilan Rooney-- didaulat menjadi pimpinan skuad "The Three Lions".

Itu bukan pertama kalinya pemain berusia 26 tahun itu ditunjuk sebagai kapten Inggris. Saat Inggris bertemu Brasil pada 2009, Rooney juga sempat menjadi skipper tim "Tiga Singa" sejak menit awal laga. Namun, ia bangga kali ini mendapatkan jabatan itu pada pertandingan resmi internasional.

"Jika berkesempatan menjadi kapten negara Anda, itu sesuatu yang perlu Anda terima dengan senang hati," ujar Rooney seperti dilansir situs resmi FA.

"Di masa mendatang, mudah-mudahan itu (menjadi kapten Inggris) akan menjadi kenyataan. Tapi, untuk saat ini Steven (Gerrard) adalah kapten kami dan dia akan meneladankan gaya kepemimpinannya kepada kami," lanjutnya.

Rooney menyatakan akan terus menginspirasi dan membantu sejumlah pemain muda, meski tidak mengenakan ban kapten.

"Aku selalu mencoba berbicara dengan rekan-rekanku dan aku berpikir selalu dapat membantu mereka. Ketika aku masih muda, aku selalu merasa beruntung ketika diperlakukan seperti itu," tegasnya.

"(Tidak menjadi kapten) tidak akan membedakan cara melihat sebuah pertandingan," tambah Rooney.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau