JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Suci Mekkah sudah mulai padat. Hampir 1,5 juta calon jemaah haji (calhaj) dari seluruh dunia sudah berdatangan di kota itu.
Puncaknya akan terjadi nanti menjelang closing date (waktu penutupan) Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Hal itu disampaikan Kepala Daerah Kerja Mekkah Arsyad Hidayat, ketika dihubungi semalam. "Sekarang ini sudah mulai padat. Hampir 1,5 juta calhaj dari seluruh dunia sudah berdatangan," kata Arsyad.
Ia mengatakan, bus-bus yang masuk ke kota itu yang mengantar calhaj dari pemondokan ke Masjidil Haram, atau sebaliknya, tidak selancar pada hari-hari sebelumnya, khususnya di waktu-waktu saat akan salat, atau sesudah salat lima waktu.
Karena itu, Arsyad mengimbau kepada para calhaj Indonesia agar mau bersabar. Setelah salat lima waktu jangan buru-buru meninggalkan masjid, untuk memberikan kesempatan kepada calhaj dari negara lain pulang. Setelah jalan agak sedikit lengang baru meninggalkan Masjidil Haram.
"Sebab kalau calhaj Indonesia berbarengan pulang dengan mereka, maka dikhawatirkan akan terjebak dalam kemacetan. Karenanya, calhaj kita menunggu saja dulu di masjid, setelah jalan lengang baru pulang ke pemondokan," papar Arsyad.
Ia mengatakan, sampai Jumat malam calhaj Indonesia yang masuk kota Mekkah sudah lebih dari 116.000 orang.
Arsyad menjelaskan, cuaca di kota Mekkah sekarang ini 39 derajat celcius di siang hari dan pada malam hari 29 derajat.
Sumber: haji.kemenag.co.id
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang