Wozniak: iPhone 5 Tunjukkan Arogansi Apple

Kompas.com - 15/10/2012, 08:37 WIB

KOMPAS.com Dalam sebuah wawancara dengan situs teknologi TechCentral, Steve Wozniak menuduh Apple telah berlaku arogan lewat iPhone 5.

Sebabnya, menurut Wozniak, perusahaan yang didirikannya itu tidak mau mengikuti keinginan konsumen dan bersikukuh bahwa ukuran layar iPhone 5 sebesar 4 inci sudah sesuai untuk semua orang.

"Tak semua pengguna menginginkan hal yang sama. Banyak orang benar-benar menyukai ukuran layar yang lebar," ujar Wozniak, seperti dikutip Business Insider dari TechCentral.

Dia menyesalkan pemikiran Apple yang menganggap diri sebagai satu-satunya pihak yang memiliki "formula yang tepat" soal ukuran layar. "Saya berharap Apple membuat dua versi iPhone 5 dengan ukuran layar yang berbeda."

Smartphone iPhone 5 dari Apple memiliki ukuran layar yang lebih tinggi dari pendahulunya, iPhone 4S, sehingga bisa memuat satu baris ikon lebih banyak. Akan tetapi, peningkatan ukuran layar ini hanya diterapkan pada satu sisi (panjang), sementara lebar iPhone 5 tetap sama dengan iPhone 4S.

Smartphone ini pun tampak lebih tinggi dari iPhone 4S, tetapi dengan lebar yang sama.

Selain itu, ukuran diagonal layar iPhone 5 yang sebesar 4 inci masih lebih kecil dibandingkan ponsel-ponsel Android unggulan, seperti Samsung Galaxy S III yang ukuran display-nya mencapai 4,8 inci.

Apple mengemukakan alasan bahwa lebar iPhone 5 tetap sama dengan pendahulunya untuk memungkinkan pengguna menyentuh semua interface di layar dengan menggunakan ibu jari dari satu tangan saja.

Akan tetapi, hal ini dipandang Wozniak semata-mata sebagai tindakan defensif karena para pesaing Apple sudah beralih ke layar besar. "Saya tak melihat ada orang yang kesulitan memakai layar yang lebih besar," ujar Wozniak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau