Diprediksi Macet, Sebaiknya Hindari Jalan Kebon Sirih

Kompas.com - 15/10/2012, 09:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Jakarta dari berbagai elemen berbondong-bondong mulai menuju Gedung DPRD DKI Jakarta yang berada di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Hal yang sama juga terpantau di Jalan Medan Merdeka Selatan, khususnya di sekitar Balaikota Jakarta.

Sejak Senin (15/10/2012) pagi, aparat gabungan dari Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan sudah mengatur lalu lintas di beberapa titik. Di Jalan Kebon Sirih, diprediksi akan dipenuhi massa yang akan menyaksikan acara pelantikan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

Meski demikian, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengusahakan tidak akan melakukan penutupan jalan ataupun mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, pada saat prosesi pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, pukul 10.00 WIB. Namun, ada baiknya para pengendara menghindari jalan tersebut jika tidak berkepentingan.

Jalan Kebon Sirih tak ditutup karena merupakan kawasan perkantoran. Meski begitu, dengan banyaknya warga yang ingin menyaksikan langsung pelantikan di Gedung DPRD DKI Jakarta, kemungkinan jalan tersebut akan macet.

Untuk mengantisipasinya, warga yang tidak perlu melintas sebaiknya menghindari Jalan Kebon Sirih pada pukul 08.00 WIB-12.00 WIB.

Saat ini polisi dan Dishub DKI Jakarta juga berjaga-jaga di kawasan tersebut untuk mengatur arus lalu lintas. Jumlahnya mencapai ratusan personel.

Mereka bertugas mengatur lalu lintas di titik kemacetan, seperti di sepanjang Jalan Kebon Sirih, perempatan Kebon Sirih-Jalan Sabang, perempatan Tugu Tani, dan perempatan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Hingga saat ini, arus lalu lintas di beberapa titik ini sedikit tersendat karena banyaknya jumlah kendaraan, tetapi belum berdampak pada kemacetan. Pengguna jalan dari arah Jalan Kebon Sirih depan Bank Indonesia yang lurus menuju arah Tugu Tani akan diarahkan belok kiri menuju Jalan MH Thamrin dan berputar di Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Merdeka Selatan-Jalan Ridwan Rais-Tugu Tani.

Adapun pengguna jalan dari arah Jalan Medan Merdeka Barat yang menuju arah Tugu Tani melewati Jalan Kebon Sirih diarahkan belok kiri ke Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Ridwan Rais-Tugu Tani.

Selanjutnya, pengguna jalan dari arah Jalan Agus Salim yang menuju arah Tugu Tani diarahkan melewati Jalan Wahid Hasyim-Tugu Tani.

Masyarakat yang menghadiri acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta diharapkan untuk memarkirkan kendaraan di area parkir IRTI Monumen Nasional, Monas.

Berita terkait lainnya dapat diikuti di Lipsus: Jakarta1.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau