JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Advokasi Jakarta Baru meminta masyarakat mewaspadai adanya permintaan sumbangan yang mengatasnamakan pelantikan Jokowi-Basuki. Dipastikan, permintaan itu bukan dari tim Jakarta Baru.
Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru Habiburrokhman mengaku menerima laporan terkait permintaan sumbangan tersebut. Permintaan ditujukan kepada camat-camat di wilayah Jakarta.
"Kami mengutuk keras tindakan meminta sumbangan tersebut, karena hal tersebut berarti mengkhianati nilai-nilai keikhlasan dan ketulusan oeganisasi relawan dan parpol pengusung," kata Habiburrokhman dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (15/10/2012).
Dia pun mengimbau pada camat dan lurah di seluruh wilayah DKI untuk tidak melayani permintaan sumbangan apapun terkait pelantikan Jokowi-Basuki.
"Kami minta agar camat dan lurah melaporkan kepada kami jika menemui permintaan sumbangan gelap," ujarnya.
Prosesi pelantikan Jokowi-Basuki, kata dia, digelar sederhana, meski sempat terjadi tarik-ulur antara DPRD dengan Jokowi mengenai masalah anggaran pelantikan.
Berita terkait lain dapat diikuti di Topik: PELANTIKAN JOKOWI-BASUKI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang