Asosiasi Pengembang Jakarta Perkuat Konsolidasi

Kompas.com - 15/10/2012, 15:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesa (DPD APERSI) Jakarta akan menggelar musyawarah daerah (Musda) ketiga periode 2012-2015 di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/10/2012). Musda akan membahas tiga rencana kerja utama DPD APERSI.

Ketua DPD APERSI Jakarta, Ari Tripriyono dalam jumpa pers di Strawberry Cafe, Lenteng Agung, Senin (15/10/2012) siang mengatakan, ketiga rencana utama itu meliputi langkah dan kebijakan DPD serta regenerasi kepemimpinan APERSI Jakarta, kerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta terkait rencana Kampung Susun, serta agenda utama untuk menjalankan langkah-langkah strategis terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas  pembatalan ketentuan Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman yang mengatur luas lantai rumah minimal 36 meter persegi (M2). 

"Kita juga mengundang seluruh DPD, karena Musda ini sifatnya terbuka dan demokratis. Apalagi, agenda utama tentang putusan MK itu kan berlaku nasional sehingga perlu koordinasi dengan DPD lain," kata Ari.

Selain musyarah, DPD APERSI juga akan memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang turut andil memperjuangkan nasib dan masa depan perumahan dan permukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terkait "kemenangan" judicial review di MK tersebut. Ada tujuh sampai sepuluh tokoh akan menerima penghargaan ini, di antaranya Ketua DPP APERSI Eddy Ganefo, pengacara APERSI Muhammad Joni, saksi ahli seperti Fuad Zakaria (mantan Ketua DPP APERSI, Cosmas Batubara (mantan Menteru Perumahan), Ali Tranghanda (Indonesia Property Watch) dan lainnya.

"Mungkin, namanya 'MBR Award'. Ini tentu sebagai penghormatas atas dedikasi mereka," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau