6 Persiapan Nutrisi Sebelum Hamil

Kompas.com - 15/10/2012, 17:26 WIB

KOMPAS.com - Kehamilan adalah suatu masa yang sangat dinantikan oleh seorang perempuan.  Perlu persiapan yang matang sejak jauh-jauh hari, agar proses kehamilan ini berjalan dengan lancar dan berakhir dengan persalinan normal disusul hadirnya seorang buah hati yang sehat dan yang Anda nanti-nantikan.

Dua hal yang sangat perlu Anda perhatikan sebelum merencanakan kehamilan adalah faktor nutrisi dan kebugaran. Banyak orang menganggap bahwa pemenuhan nutrisi yang baik diawali sejak perempuan diketahui dalam kondisi hamil. Padahal, pemahaman tersebut keliru dan harus diubah. Pemenuhan nutrisi sebaiknya dipersiapkan oleh seorang perempuan sebelum memasuki masa kehamilan.

Berikut ini adalah beberapa hal penting terkait nutrisi dan kebugaran yang perlu dipersiapkan seorang perempuan di masa-masa persiapan menuju proses kehamilan :

1. Penuhi kebutuhan asam folat.

Langkah untuk mendapatkan bayi yang sehat sebenarnya dapat Anda mulai bahkan sejak satu bulan sebelum Anda mencoba untuk mendapatkan kehamilan. Bagaimana caranya? Mulailah memenuhi kebutuhan asam folat dengan mengonsumsi sekitar 400 mikrogram asam folat setiap hari.  Jumlah ini dapat Anda peroleh melalui multivitamin atau Anda juga dapat memerolehnya secara alami dari beragam jenis makanan. Sumber terbaik asam folat di antaranya sayuran berdaun hijau, kuning telur, sitrus, dan kacang-kacangan. Konsumsi asam folat yang cukup merupakan kunci perkembangan dan metabolisme sel pada awal terjadinya pembuahan.  Asam folat juga penting artinya untuk membantu seorang ibu hamil dari risiko buruk saat proses persalinan dan mencegah bayi dari risiko kecacatan dan beragam penyakit membahayakan lainya.

2. Perbaiki pola makan agar lebih seimbang

Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan oleh seorang perempuan yang ingin hamil adalah dengan mulai membenahi kebiasaan diet atau pola makan menjadi lebih sehat. Tinggalkan kebiasaan mengonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat seperti junkfood atau camilan yang berlemak dan berkalori tinggi.  Dalam mempersiapkan kehamilan, perempuan butuh lebih membutuhkan banyak protein, zat besi dan asam folat. Oleh karena itu,  mulailah untuk menyetok buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran berwarna, gandum  dan produk susu rendah lemak. Tinggalkan kebiasaan mengudap keripik, makanan yang dipanggang, soda, dan makanan lainnya yang tidak bergizi.

3. Batasi kafein

Bila Anda adalah perempuan yang gemar meminum kopi atau teh, ini adalah saatnya untuk segera membatasi. Sejumlah pakar kesehatan merekomendasikan, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200 miligram kafein bila Anda ingin segera mendapatkan kehamilan.  Jumlah asupan ini pun berlaku  selama masa proses kehamilan.  Angka 200 mg kira-kira setara dengan 350 ml kopi  atau 8 cangkir teh  (950 ml). Anda dapat memilih susu atau minuman sari buah untuk menggantikan kopi atau teh.

4. Jauhi alkohol

Banyak yang setuju kalau kebiasaan menenggak alkohol berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, hindarilah alkohol jauh sebelum Anda berencana hamil. Penelitian juga menyebutkan, kebiasaan menenggak alkohol bisa mempersulit perempuan untuk mendapatkan kehamilan.

Konsumsi alkohol selama masa kehamilan bahkan sangat berbahaya, karena dapat menimbulkan risiko kecacatan dan gangguan berpikir pada bayi yang dilahirkan. Bagaimana jika Anda terlanjur minum sebelum Anda menyadari Anda hamil? Sedikit alkohol mungkin saja belum akan terlalu membahayakan, tetapi sebaiknya tinggalkan kebiasaan ini.

5. Stop merokok

Jika Anda merokok, ini adalah saatnya untuk berhenti secara total. Merokok tentu saja tidak disarankan karena akan mempersulit peluang Anda untuk hamil. Merokok selama kehamilan bisa memicu risiko kelahiran prematur, berat badan bayi rendah dan bahkan keguguran. Merokok juga akan membuat bayi Anda mengalami risik kematian mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS). Bila suami Anda merokok, mintalah untuk berhenti. Pasalnya menjadi perokok pasif sama bahayanya.

6. Jaga berat badan ideal

Bila tubuh Anda kelewat kurus, kondisi ini justru akan mempersulit peluang untuk hamil. Akan tetapi, tubuh yang terlalu gemuk  juga akan menempatkan Anda pada risiko beragam penyakit seperti diabetes dan hipertensi, dan hal ini akan membuat persalinan akan menjadi lebih sulit.  Oleh sebab itu, jagalah berat ideal Anda. Untuk mencapai dan melihara berat yang ideal, Anda harus rajin berolahraga. Mulailah membiasakan hidup lebih sehat menjelang proses kehamilan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau