Kasus korupsi

Wali Kota Gorontalo Diperiksa Tujuh Jam

Kompas.com - 15/10/2012, 18:34 WIB

 

GORONTALO, KOMPAS.com — Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea diperiksa tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo selama tujuh jam pada Senin (15/10/2012) di Markas Polda Gorontalo. Pemeriksaan ini terkait kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas fiktif DPRD Kota Gorontalo pada tahun 2008 senilai Rp 7,5 miliar. Adhan diperiksa sejak pukul 11.00 dan berakhir pada pukul 18.00 Wita.

Menjawab pertanyaan belasan wartawan yang menunggu di luar ruangan pemeriksaan, Adhan mengaku diperiksa sebagai saksi kasus korupsi tersebut. Menurut dia, ada 37 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada dirinya. "Pada intinya, saya tidak tahu menahu kasus ini. Justru saya baru tahu dari pemberitaan di media massa," kata Adhan yang lantas masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Markas Polda Gorontalo.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo Komisaris Besar Hendri Simanjuntak menolak berkomentar terkait penyidikan kasus tersebut. Ia menyarankan wartawan bertanya ke Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Lisma Dunggio. "Semua sudah dikoordinasikan. Silakan bertanya kasus ini kepada Kabid Humas saja," ujar Hendri singkat. Saat Kompas berusaha menghubungi nomor telepon seluler Lisma yang terdengar adalah nada tidak aktif. Kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif senilai Rp 7,5 miliar pada 2008 ini terjadi saat Adhan masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Gorontalo. Kasus ini menyebabkan bendahara DPRD Kota Gorontalo Hasnia Tomayahu ditetapkan sebagai tersangka.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau