Haji

Pemerintah Janji Beri Perhatian Khusus

Kompas.com - 16/10/2012, 04:29 WIB

Jakarta, Kompas - Hingga Senin (15/10) siang, total jemaah haji asal Indonesia yang meninggal di Arab Saudi sebanyak 45 orang akibat sakit dan usia tua. Kementerian Agama berjanji meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama memberikan perhatian khusus kepada jemaah berisiko tinggi dan memiliki riwayat penyakit.

Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Anggito Abimanyu menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers di Jakarta, Senin. Dalam kesempatan itu, diperkenalkan juga iklan layanan masyarakat tentang prosedur pemberangkatan haji dari PT Sidomuncul. Hadir juga Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat.

Anggito Abimanyu menjelaskan, hingga Senin siang total jemaah yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi sebanyak 165.797 jemaah. Dari jumlah itu, 45 jemaah meninggal, terdiri dari satu orang meninggal di Jeddah, 17 orang di Madinah, dan 27 orang di Mekkah. Mereka wafat karena usia tua atau sakit.

Untuk mengantisipasi kondisi itu, Kementerian Agama berusaha meningkatkan pelayanan kesehatan. Para jemaah lanjut usia diberi pendamping untuk membantu menjaga kesehatan dan pelaksanaan ritual haji. Jemaah yang berisiko tinggi dipantau oleh bagian kesehatan.

”Namun, banyak juga gejala penyakit khusus yang baru ketahuan. Ini juga memerlukan perhatian dan pelayanan tambahan. Udara di Arab Saudi memang sedang panas pada siang hari,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Senin (8/10) lalu, bus yang mengangkut 47 anggota jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 Makassar terbakar dalam perjalanan dari Madinah menuju Mekkah. Semua koper, tas jinjing, dan barang milik jemaah hangus terbakar. Namun, tidak ada korban jiwa.

Menurut Anggito, perusahaan bus telah memberikan uang pengganti 1.000 riyal untuk setiap jemaah. (IAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau